AMBON,MRNews.com,- Infrastruktur menjadi penopang peradaban suatu bangsa. Pembangunan infrastruktur sangat penting terlebih bagi Indonesia, negara kepulauan dengan kekhasan kondisi geografis di dalamnya.
Karena itu, pemerintah terus berupaya
meningkatkan konektivitas antar kawasan serta berupaya melakukan pemerataan dengan memprioritaskan pembangunan di daerah dan desa.
Mengusung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi menuju visi
Indonesia Maju 2045, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus
kebijakan pemerintah di tahun 2023 mendatang.
Pemerintah memiliki dua prioritas yang berkaitan dengan infrastruktur di 2023. Pertama, mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional.
Kedua, mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Anggota Komisi VI DPR-RI dapil Maluku Hendrik Lewerissa menjelaskan, selain Kementerian PUPR, instansi lain yang berperan penting dalam pembangunan infrastruktur ini adalah Kementerian BUMN.
“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, BUMN memiliki kemampuan strategis untuk mendukung perwujudan agenda pembangunan negara,” tandas Lewerissa saat menyampaikan sosialisasi kepada para pelaku usaha, mahasiswa, pemuda dan elemen masyarakat di Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah pekan lalu.
Dikatakan, salah satu BUMN yang
bergerak di industri bahan bangunan, yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
atau SIG, merupakan produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia dan
bahkan Asia Tenggara dengan total kapasitas produksi 52,6 juta ton semen per
tahun.
SIG adalah holding company yang memayungi enam anak usaha produsen
semen yaitu, Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Solusi Bangun Indonesia, Semen Baturaja dan Thang Long Cement Company di Vietnam.
Terakhir bergabung dalam grup SIG pada penghujung tahun 2022 lalu, Semen
Baturaja melengkapi footprint SIG di Sumatra yang merupakan pasar terbesar
kedua di Indonesia.
“Dengan demikian, SIG memperkuat posisinya sebagai industri semen terbesar dengan jaringan distribusi terluas, portofolio produk terlengkap dan solusi bernilai tambah,” akui legislator dari partai Gerindra itu.
Pembangunan infrastruktur yang dicita-citakan pemerintah, tak hanya soal konstruksi. Namun juga seberapa ideal sebuah konstruksi dapat bertahan dan
bernilai tinggi dalam jangka panjang, terutama dalam kondisi dunia yang tengah
berjuang mempertahankan keberlanjutan planet yang ditinggali karena dampak pemanasan global.
Sebagai BUMN, SIG memiliki tanggung jawab untuk mencari solusi. Gabungan
kapabilitas teknologi, pengalaman, dan wawasan bertaraf internasional, membantu SIG menghadirkan sederet produk dan solusi untuk pembangunan yang ramah lingkungan.
“Produk semen kantong SIG telah tersertifikasi Green Label dari Green Product Council. SIG juga memiliki produk semen curah non OPC (ordinary Portland cement) yang ramah lingkungan karena rendah emisi karbon,” beber Ketua DPD Gerindra Maluku itu.
Tak hanya itu, SIG sebut HL, sapaan akrab Lewerissa, menawarkan beton jadi inovatif untuk beragam kebutuhan aplikasi. Sebut saja SpeedCrete, solusi perbaikan jalan hanya dalam beberapa jam di malam hari.
Kecepatan dan kualitas tinggi SpeedCrete membantu perbaikan jalan minim emisi CO2 dan kerugian perekonomian dari kemacetan karena penutupan jalan, dan lebih efisien dari sisi biaya pemeliharaan dalam
jangka panjang.
Contoh lain adalah ThruCrete, beton jadi yang mampu mengalirkan air limpasan ke dalam tanah untuk meminimalisasi genangan pada permukaan jalan dan membantu penyerapan air yang lebih baik.
“Berbagai solusi tadi ditawarkan SIG sebagai bukti bahwa BUMN Indonesia maju, adaptif dan inovatif. Mampu menjawab tantangan dan memenuhi kebutuhan pembangunan masa depan,” pungkas pria yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat calon Gubernur Maluku itu.
Diketahui, sosialisasi tersebut juga diikuti Wakil Ketua DPRD Maluku Tengah (Malteng) Kace Haurissa dan anggota DPRD Malteng dari fraksi Gerindra, serta pengurus DPC Gerindra Malteng. (MR-02)









Comment