by

Sekkot Minta Warga Kota Terus Jaga Kerukunan, Jangan Mudah Diadu-domba

AMBON,MRNews.com,- Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse mengajak seluruh masyarakat di kota ini untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, dan jangan mudah diadu-domba.

“Kerukunan antar umat beragama harus dijaga. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum tidak bertanggungjawab,” ingatnya saat dihubungi media ini via seluler, Senin (25/4).

Ajakan Ririmasse tersebut karena melihat kesuksesan penthabisan Uskup Diosis Amboina oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, serta jalannya bulan suci Ramadhan ditengah perayaan Paskah Kristus.

Dimana semua umat beragama saling menghormati dan menghargai event agama lain. Artinya, kedewasaan dan toleransi masyarakat kota Ambon sangat luar bisa tinggi.

“Belajar dari pengalaman dari tahun 1999 silam. Kita pernah berada di fase dimana untuk bertemu kerabat saja, susahnya minta ampun. Jadi mari jaga kerukunan di Ambon,” tandas mantan Kadis Dukcapil Kota Kupang itu.

Hal itu juga sebutnya, sejalan dengan visi pemerintah kota (Pemkot) Ambon yakni Ambon yang harmonis, sejahtera dan religius. Dengan memfokuskan pada aspek harmonisasi hidup warga kota.

“Kota Ambon telah menjadi contoh 10 kota dengan tingkat kerukunan terbaik di Indonesia. Dan untuk toleransi, ada diurutan pertama. Itu apresiasi dari pemerintah pusat. Semua ini karena warga kota, bukan cuma pemerintah,” pungkasnya. (MR-02)Sekkot Minta Warga Kota Terus Jaga Kerukunan, Jangan Mudah Diadu-domba AMBON,MRNews.com,- Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse mengajak seluruh masyarakat di kota ini untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, dan jangan mudah diadu-domba. “Kerukunan antar umat beragama harus dijaga. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum tidak bertanggungjawab,” ingatnya saat dihubungi media ini via seluler, Senin (25/4). Ajakan Ririmasse tersebut karena melihat kesuksesan penthabisan Uskup Diosis Amboina oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, serta jalannya bulan suci Ramadhan ditengah perayaan Paskah Kristus. Dimana semua umat beragama saling menghormati dan menghargai event agama lain. Artinya, kedewasaan dan toleransi masyarakat kota Ambon sangat luar bisa tinggi. “Belajar dari pengalaman dari tahun 1999 silam. Kita pernah berada di fase dimana untuk bertemu kerabat saja, susahnya minta ampun. Jadi mari jaga kerukunan di Ambon,” tandas mantan Kadis Dukcapil Kota Kupang itu. Hal itu juga sebutnya, sejalan dengan visi pemerintah kota (Pemkot) Ambon yakni Ambon yang harmonis, sejahtera dan religius. Dengan memfokuskan pada aspek harmonisasi hidup warga kota. “Kota Ambon telah menjadi contoh 10 kota dengan tingkat kerukunan terbaik di Indonesia. Dan untuk toleransi, ada diurutan pertama. Itu apresiasi dari pemerintah pusat. Semua ini karena warga kota, bukan cuma pemerintah,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed