– – Setelah 17 tahun absen dari layar kaca, Rieke Diah Pitaloka akhirnya kembali ke dunia akting. Comeback ini menjadi momen emosional bagi Rieke, yang telah mulai berakting sejak usia 13 tahun dan berhenti total setelah menjadi anggota parlemen pada tahun 2009.
“Tentu saja, seperti yang saya katakan sebelumnya, saya mulai syuting sejak usia 13 tahun, kemudian saya berhenti total ketika saya menjadi anggota parlemen pada tahun 2009,” ujar Rieke saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).
Film yang dipilih oleh Rieke untuk comeback-nya adalah AGEN +62. Menurutnya, film ini mengangkat isu penting yang ingin dia sampaikan kepada masyarakat. Rieke juga merasa film ini berhasil menyampaikan pesan tersebut secara ringan tanpa terkesan menggurui.
“Sebenarnya selama ini ada tawaran untuk syuting, namun isu yang diangkat dalam film ini menurut saya sangat penting untuk diketahui oleh publik tanpa membuat mereka merasa tertekan,” ungkapnya.
1. Delapan Karakter yang Berbeda
Proses syuting tidaklah mudah bagi Rieke. Dalam film ini, dia harus memerankan delapan karakter yang berbeda, sebuah tantangan baik secara teknis maupun emosional. Rieke mengaku merasa kikuk karena harus mengingat kembali dasar-dasar akting setelah sekian lama.
“Agak sulit. Harus mengingat lagi tekniknya karena biasanya saat syuting satu film, satu karakter… Namun dalam satu film ini terdapat delapan karakter,” ungkapnya.
Tidak hanya berakting, Rieke juga terlibat secara penuh dalam produksi, termasuk melakukan koreografi tanpa bantuan stuntman dan bahkan memasak untuk rekan-rekan di lokasi syuting. Baginya, hal itu membuatnya merasa seperti kembali ke rumah sendiri.
“Saya juga melakukan latihan koreografi, saya tidak ingin menggunakan stuntman, jadi 80 persen tidak menggunakan stuntman, saya lakukan sendiri, saya minta sendiri. Saya ingin menikmati peran saya ini,” katanya.
2. Tetap Prioritaskan Pekerjaan Sebagai Anggota DPR
Rieke menyebut karakter Martha sebagai salah satu yang paling menarik dari delapan peran yang dia mainkan. Namun, tantangan terbesar baginya adalah menjaga kesinambungan emosi antar karakter, terutama saat syuting adegan lompat dalam satu lokasi.
“Menjadi karakter Martha, kemudian ada karakter lain dengan porsi yang lebih banyak… Itulah tantangan terberat bagi saya karena dalam suatu cerita itu tidaklah mudah,” ucapnya.
Meskipun sibuk, Rieke menegaskan bahwa ia akan tetap memprioritaskan pekerjaannya sebagai anggota DPR. Seluruh proses syuting diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu kewajibannya sebagai anggota DPR, termasuk bernegosiasi sejak awal dengan produser.
3. Belum Bisa Pastikan
“Tadi ditanya apakah saya merasa kikuk, ya sedikit. Saya harus mengatur waktu antara pekerjaan, karena saya sudah berjanji dengan Wahana sebagai produser khususnya untuk tidak mengganggu pekerjaan saya,” tuturnya.
Apakah ini menjadi pertanda bahwa Rieke akan terus berakting? Belum ada kepastian, namun dia mengaku sangat menikmati proses comeback ini. Respon dari publik terhadap film AGEN +62 akan menentukan langkah selanjutnya.
“Jadi saya tidak bisa memastikan apakah akan kembali atau tidak, kita tunggu saja nanti, namun yang penting adalah semoga film ini… seperti yang saya katakan saat press conference bahwa kita adalah sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab,” pungkasnya.
Artikel serupa :
- SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN Kritik: Beri Nilai Perfect
- Terpukau dengan Akting Rasya Anton: Karina Icha Syuting Film Horor
- Syuting Film ‘ASSALAMUALAIKUM BEIJING 2’ Yasmin Napper: Pengalaman di Tiongkok
- Misteri Acha Septriasa: Sensitif dan Diikuti Makhluk Halus Saat Syuting
- Monty Tiwa Hadirkan Komedi Musik Mendadak Dangdut: Sarat Emosi dan Budaya

Sebagai jurnalis televisi yang telah berkarier selama lebih dari delapan tahun,
Rizky Aditya dikenal karena kepiawaiannya dalam menyajikan laporan
langsung dan investigasi mendalam.






