Kepergian Subarkah Hadisarjana, Duka Mendalam bagi Dunia Seni Indonesia
Kabar duka kembali menyelimuti dunia seni di Indonesia dengan meninggalnya Subarkah Hadisarjana, seorang aktor dan penata rias yang berbakat dan telah lama berkontribusi pada Teater Koma Jakarta. Kepergiannya yang tiba-tiba pada tanggal 11 Maret 2025 telah mengejutkan banyak orang, termasuk Rangga Riantiarno, Direktur Teater Koma, yang dekat dengan sosok yang sering dipanggil Om Barkah tersebut.
Dalam sebuah wawancara yang dilakukan melalui pesan WhatsApp pada hari Rabu (12/3), Rangga, anak dari seniman teater terkemuka Nano Riantiarno, mengenang pertemuan terakhirnya dengan Om Barkah di sebuah rumah sakit, hanya dua hari sebelum Subarkah meninggal dunia.
“Hari Minggu saya dan Mama berkunjung ke rumah sakit. Pada Jumat malam sebelumnya, keluarganya memanggil ambulans untuk membawanya ke RS Sentra Medika Cisalak karena kondisinya yang memburuk,” kata Rangga.
Menurut Rangga, Subarkah adalah seseorang yang penuh kesabaran dan tidak pernah terlihat marah. Ia dikenal suka bercanda, berbagi cerita, dan sering mengajak rekan-rekannya di teater untuk berdiskusi. Lebih dari sekedar aktor, Subarkah adalah seniman yang berani dalam bereksperimen dengan tata rias panggung. “Dalam hal tata rias, beliau selalu berani bereksperimen, menggabungkan berbagai bahan, warna, metode, dan campuran rias yang memperkuat karakter setiap tokoh di panggung,” tambah Rangga.
Pada tanggal 10 Maret, sehari sebelum Subarkah meninggal, Rangga sempat mengunggah foto saat ia bersama keluarga Teater Koma mengunjungi rumah sakit. Dalam unggahan di Facebook itu, ia menulis: ‘Menjenguk Om Subarkah Hadisarjana di RS Sentra Medika Cisalak. Minggu, 9 Maret 2025. Semoga tambah semangat dan lekas pulih, Om.’ Tak disangka, hanya sehari setelah itu, Om Barkah menghembuskan napas terakhirnya.
Keluarga besar Teater Koma juga merasakan duka yang mendalam. Akun resmi @teaterkoma juga mengungkapkan rasa belasungkawa mereka dengan mengunggah beberapa foto kenangan bersama tulisan ‘Selamat jalan Subarkah Hadisarjana’. Seorang rekan seniman lainnya dengan akun @sunteasisca menuliskan pesan yang menyentuh: ‘Selamat jalan Om Subarkah, beristirahatlah dengan tenang dan damai. Terima kasih atas pengalaman dan kenangan bersama Ayah… Kami mencintai Anda.’
Artikel serupa :
- Subarkah Hadisarjana: Sang Maestro Panggung dan Layar, Kenangan Abadi!
- Subarkah Hadisarjana Meninggal: Duka Mendalam Bagi Dunia Seni Indonesia!
- Rangga Riantiarno Terinspirasi! Menulis & Menyutradarai ‘Mencari Semar’ Teater Koma
- Sena Sukarya Bongkar Emosi di Balik Riasan ‘Mencari Semar’: Rahasia Teater Koma Terungkap!
- Hatedu di Ngaos Tasikmalaya: Seni dan Harmoni Keluarga, Refleksi yang Memikat!

Dewi Permata adalah jurnalis hiburan yang memiliki hasrat besar terhadap
dunia perfilman, musik, dan budaya populer. Dengan pengalaman lebih
dari tujuh tahun di industri media, ia telah melakukan wawancara
eksklusif dengan banyak tokoh terkenal dan mengulas berbagai tren di
industri hiburan.






