1. Proses Kreatif dalam Pembuatan Karakter Film MERAH PUTIH ONE FOR ALL
– – Salah satu tudingan serius yang dihadapi film MERAH PUTIH ONE FOR ALL adalah mengenai penggunaan karakter yang diduga dibeli di marketplace bukan karya orisinal. Produser eksekutif film ini, Endiarto, memberikan penjelasan mendalam tentang proses penciptaan karakter dalam film tersebut.
Endiarto menekankan bahwa proses kreatif dimulai dari konsep dan penokohan delapan karakter utama yang dibuat dari nol. Tim penulis skenario merancang latar belakang dan sifat masing-masing karakter secara detail sebelum diwujudkan secara visual.
Meskipun menggunakan template atau aset digital, Endiarto menegaskan bahwa karakter-karakter dalam film tersebut tidak dibeli secara jadi. Proses visualisasi dilakukan oleh tim animator setelah karakter-karakter tersebut dibentuk secara detail.
Menurut Endiarto, penggunaan template atau aset digital hanya sebagai bantuan dalam proses kreatif dan merupakan hal lazim dalam produksi animasi digital untuk meningkatkan efisiensi.
2. Pembelian Lisensi Template, Bukan Karakter Utuh
Endiarto menegaskan bahwa pembelian yang dilakukan adalah pembelian paket aset atau lisensi template, bukan membeli karakter utuh. Hal ini merupakan praktik yang biasa dilakukan dalam dunia animasi digital untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Menurutnya, tidak mungkin membuat animasi dari awal tanpa bantuan perangkat lunak dan aset yang sudah ada. Ia juga menekankan bahwa penggunaan aplikasi dan template merupakan hal yang umum dalam era digital saat ini.
3. Hasil Olah Kreatif
Endiarto menyimpulkan bahwa karakter-karakter dalam filmnya adalah hasil dari olah kreatif timnya yang menggunakan teknologi dan aset yang tersedia secara legal. Baginya, tudingan tentang pembelian karakter jadi adalah sebuah kesalahpahaman.
Ia menegaskan bahwa karakter-karakter tersebut telah dibentuk dengan teliti sejak awal dan bukan dibeli secara jadi. Karakter-karakter utama dalam film tersebut merupakan hasil dari proses kreatif tim yang terlibat dalam produksi.
Artikel serupa :
- Kontroversi Gudang Senjata: Produser ‘MERAH PUTIH ONE FOR ALL’ Berbicara
- Produser Akui Malu: Ingin Libatkan Artis Terkenal di Film ‘MERAH PUTIH ONE FOR ALL’
- MERAH PUTIH: Di-Remake Netizen, Respons Sutradara
- Sena Sukarya Bongkar Emosi di Balik Riasan ‘Mencari Semar’: Rahasia Teater Koma Terungkap!
- Rangga Riantiarno Terinspirasi! Menulis & Menyutradarai ‘Mencari Semar’ Teater Koma

Sebagai jurnalis televisi yang telah berkarier selama lebih dari delapan tahun,
Rizky Aditya dikenal karena kepiawaiannya dalam menyajikan laporan
langsung dan investigasi mendalam.






