by

Petani Asal Desa Walikut Ditemukan Tewas

AMBON,MRNews.com- Salah satu petani Desa Waelikut, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan,inisial A.N ditemukan tidak bernyawa dan dalam kondisi menggenaskan di dalam rumah milik salah seorang warga, pada Minggu (28/10), pukul 03.00 Wit.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol, Muhamad Roem Ohiorat, yang dikonfirmasi wartawan, melalui pesan Whatsapp, Minggu (28/10), membenarkan adanya tindak pidana pembunuhan dengan korban AN, alias IN. Korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa dan mengalami luka potong hingga kepalanya terputus. Korban pertama kali ditemukan oleh kedua istri NL dan S.

Dikatakan, laporan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di dalam kamar rumah milik seorang warga, Desa Waelikut,Kecamatan Waesama,Kabupaten Buru Selatan, berawal sekitar pukul 03.30 wit, ( Minggu dini hari), kedua istri korban, NL dan S, mendatangi rumah kepala desa, dan melaporkan kasus tersebut.

“Sekitar pukul 03.30 wit, istri korban, NL dan S datang ke rumah kepala desa melaporkan, dan mengatakan bapak Kades tolong bantu dulu, katong ada liat darah di rumah. Mendengar laporan istri korban, dan untuk menjaga keamanan kedua istri korban, Kepala Desa Waeliku, melarang kedua istri korban untuk kembali ke rumah dan duduk diam dalam rumah kepala desa,” ungkap Kabid Humas.

Dia mengatakan, untuk mengamankan situasi, Kepala Desa Waeliku mendatangi Sekdes untuk menghubungi anggota Polsek. Menerima adanya laporan kasus pembunuhan dari Sekertaris Desa Waeliku, anggota Polsek Waesama dan Koramil serta BKO turun mengamankan TKP.

Kasat Reskrim Polres Buru, AKP Ryan Citra Yudha, yang dikonfirmasi wartawan, melalui pesan Whatsapp, membenarkan adanya kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Waeliku, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan. “Kejadian di Desa Waelikut, Kecamatan Waesama Buru Selatan. Saya belum bisa kasih keterangan, karena masih dalam penyelidikan. Itu sementara yang bisa saya sampaikan,” pungkasnya.(MR-03).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed