Pertamina Gandeng Surveyor Independen: Uji Ketat Kualitas BBM Terungkap!

Pertamina Libatkan Surveyor Independen Uji Kualitas BBM

Maret 16, 2025

Atas, MimbarRakyat News

PT Pertamina (Persero) melaksanakan kerjasama dengan beberapa surveyor independen untuk mengevaluasi mutu bahan bakar minyak (BBM) yang dipasarkan kepada publik.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menjelaskan bahwa evaluasi ini dilakukan secara berkelanjutan. Proses ini berlangsung secara terbuka dan transparan, memungkinkan masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan.

“Kemarin, kami juga mengajak beberapa surveyor independen, termasuk Surveyor Indonesia dan TUV Rheinland Indonesia untuk menguji produk BBM dari Pertamina,” ujar Simon dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Atas, Kamis (6/3).

Pemeriksaan kualitas BBM Pertamina dilakukan pada hari Rabu (5/6). Para surveyor mengambil sampel di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang telah ditunjuk oleh Pertamina.

“Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap tiga parameter tersebut, hasilnya masih berada dalam batas kualitas yang ditentukan oleh regulasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,” ungkap perwakilan dari Surveyor Indonesia.

“Dari pemeriksaan yang kami lakukan, khususnya di dua SPBU tersebut, hasilnya sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Pertamina. Sudah memenuhi toleransi yang ditetapkan,” tambah perwakilan TUV Rheinland.

Selanjutnya, pengujian juga dilakukan oleh Lemigas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Mereka menguji mutu BBM Pertamina dengan mengambil 75 sampel dari berbagai tempat, termasuk Terminal Pertamina Pelmpang dan 33 SPBU di wilayah Jabodetabek.

“Kami telah melakukan pengujian khusus terhadap nilai RON (research octane number/bilangan oktan), semuanya sesuai dengan ketentuan yang ada dalam regulasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,” kata Kepala Lemigas Kementerian ESDM Mustafid Gunawan.

Sebelumnya, kualitas BBM Pertamina menjadi perhatian publik setelah adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang yang sedang diselidiki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

BACA  Mudik Lebaran: Jumlah Penumpang Pesawat Diprediksi Capai 10 Juta!

Masyarakat pun menjadi curiga adanya campuran Pertalite menjadi Pertamax. Dugaan ini muncul dari pernyataan Kejaksaan Agung yang menyatakan bahwa Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, mengimpor BBM dengan RON 90 namun dengan harga RON 92.

Artikel serupa :

Beri nilai postingan ini

Tinggalkan komentar

Share to...