by

Pertama Kali, SMAN 4 Ambon Bernostalgia Lintas Angkatan di Usia 42 Tahun

AMBON,MRNews.com,- Untuk pertama kalinya sejak berdiri tahun 1980 dengan nama SMA Negeri Lateri dan kini terafiliasi menjadi SMA Negeri 4 Ambon, dilakukan bulan mangente sekolah dan nostalgia lintas angkatan sekolah, Sabtu (2/7).

Dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah (Kepsek) Laurens Makatipu, nostalgia itu terwujud bertepatan dengan HUT sekolah, mulai dari angkatan 80-an hingga 2000-an.

“Ini pertama kalinya kita lakukan bulan mangente sekolah sekaligus perayaan HUT secara meriah melibatkan alumni angkatan 80-an hingga 2000-an maupun mantan Kepsek dan guru SMAN Lateri/SMAN 4,” tandas Laurens disela-sela acara di pelataran sekolah, Kelurahan Lateri.

Menurutnya, lewat bulan mangente sekolah, para alumni setiap angkatan diberi waktu berkumpul, melihat perkembangan terkini sekolah dengan segala fasilitasnya yang kurang dan lebih.

Bahkan membuat kegiatan positif melibatkan warga sekolah. Dalam upaya semakin merajut kebersamaan dan kekeluargaan antar alumni dan pihak sekolah.

“Beragam bantuan pun diberikan alumni ke pihak sekolah, demi melihat almamaternya lebih maju dan berkembang sesuai moto sekolah dan tema HUT sekolah tahun ini, “kuat dan berprestasi”. Kita terima dengan sukacita dan tentu sangat bermanfaat,” jelas Makatipu.

Sementara itu, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, dalam eksistensinya, SMA Negeri 4 Ambon, telah banyak melahirkan alumni yang memberi kontribusi bagi Ambon, Maluku, bahkan dunia.

Untuk itu pada peringatan HUT ke 42 tahun, para Alumni perlu lakukan introspeksi terhadap perjalanan kehidupan setelah “mentas” dari sekolah.

“Kalau hari ini kita punya kedudukan dan jabatan atau sebagai orang biasa sekalipun, pastikan bahwa di hati ini kita tidak pernah lupa terhadap sekolah ini,” harap Wattimena.

Diakui Wattimena, selaku alumnus SMA Negeri Lateri tahun 1993, dirinya memiliki kenangan yang berkesan terhadap sekolah, kepala sekolah, dan guru, baik yang indah maupun menyakitkan.

“Kita semua para alumni punya kesan dengan sekolah, ada cerita indah atau menyakitkan, tetapi itu adalah proses yang membuat kita semua berhasil di berbagai bidang, ada polisi, politisi, birokrat, teknokrat, pengusaha dan lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Wattimena mengajak alumni SMAN Lateri/SMAN 4 Ambon untuk senantiasa memberikan kontribusi sebagai tanda kecintaan bagi sekolah.

“Ada banyak kebutuhan sekolah ini yang perlu kita bantu, dengan keberadaan kita masing – masing. Sebagai alumni harus membantu, supaya sekolah ini lebih baik kedepan,” tukasnya dihadapan para alumni, siswa dan warga sekolah.

Wattimena berharap semua alumni khususnya agar juga dapat mendukung program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, untuk menjadikan kota ini lebih maju kedepan.

Moment tersebut berakhir dengan makan patita bersama, pemberian door prize dan sosialisasi kita cinta Rupiah dari Bank Indonesia. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed