by

Perjuangkan Kuota BBM, Komisi II Temui SKK Migas

AMBON,MRNews.com.- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tethool menegaskan perlunya perhatian bersama antara wakil rakyat maupun pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) guna memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku yang berada di 11 kabupaten/kota.

Hal ini berkaitan dengan adanya rencana penurunan kuota minyak tanah (Mitan) dan Solar yang dikeluarkan SKK Migas untuk Maluku.

” Sesuai kebutuhan dan kuota sebelumnya maka sering terjadi kelangkaan Mitan dan Solar di kalangan masyarakat. Bagaimana kalau jatah atau kuota itu diturunkan ? maka tentunya masyarakat akan kesulitan mendapatkan Mitan maupun solar. Ini akan menjadi masalah kalau tidak diselesaikan dengan benar” ujar Tethool saat Rapat Paripurna Senin (11/4)

Tagal itu, Komisi II bersama dengan pimpinan DPRD Provinsi Maluku serta mitra akan melakukan pertemuan dengan SKK Migas di Jakarta, Rabu (13/4) untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat terutama kuota BBM.

Karena itu, dirinya berharap perjuangan DPRD dan pemerintah daerah Maluku akan mendapat perhatian SKK Migas.

” Perjuangan ini akan dilakukan secara bersama sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kebutuhan masyarakat. Ini penting dilakukan sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil yang lebih baik” ungkapnya.

Tethool menambahkan jika perjuangan DPRD bersama dengan pemerintah daerah Maluku sebagai tindak lanjut dari rapat bersama Pertamina beberapa waktu lalu.

“Perjuangan kita adalah agar kuota Provinsi Maluku terkait suplay BBM bisa ditambahkan bukan dikurangi. Fakta lapangan sesuai kuota sering terjadi kelangkaan bagaimana kalau jatah itu dikurangi tentu akan semakin langka dan membuat masyarakat akan kesulitan” demikian Tethool. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed