by

Penanganan Gepeng & Anjal di Ambon Terkendala Rumah Singgah

AMBON,MRNews.com,- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon hingga saat ini tidak miliki rumah singgah yang representatif untuk menampung gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta anak jalanan (Anjal) di Kota Ambon.

“Katong siap sih (tangani). Tapi kesulitan itu tidak punya rumah singgah. Sebab tangani Gepeng dan Anjal ini tidak sama seperti katong membalik telapak tangan,” jelas Kadinsos Kota Ambon Nurhayati Jasin.

Penanganan Gepeng khususnya sebut dia, perlu treatment khusus tidak sama dengan penyandang masalah sosial lain. Dimana tak saja ditindak, tapi juga harus membina, mendidik dan memberikan pemberdayaan kepada mereka.

“Tidak ada rumah singgah kita mau didik bina dan ajar mereka dimana. Sedangkan kantor Dinas saja masih pindah-pindah karena sewa. Jadi sarana prasarana yang harus kita siap,” tukasnya.

Dalam perencanaan awalkata Jasin, telah diajukan untuk rumah singgah bisa masuk. Hanya saja sejak beberapa tahun terakhir, keuangan daerah harus direfocusing untuk penanganan Covid-19 sehingga rencana tersebut ditangguhkan.

“Kita memang ada usul kemarin saat pembahasan untuk rumah singgah. Hanya saja PAGU kita sedikit, tidak mencukupi untuk itu. Sementara budget rumah singgah hampir 3 miliar,” tandasnya.

Memang rumah singgah merupakan kebutuhan sebagai wadah menampung Gepeng dan Anjal. Karena itu dirinya berharap ada kebijakan lain dari Walikota sebagai pemimpin di kota terkait masalah tersebut.

“2023 tidak masuk dia. Dan kita pun belum ada niat untuk pakai dana khusus. Karena anggaran dinas hanya dipakai untuk kegiatan standar pelayanan minimal (SPM) yang wajib dinas laksanakan,” tegasnya.

Meski demikian, Gepeng dan Anjal yang jumlahnya kurang lebih 300 orang di kota Ambon akui Jasin, tetap dalam monitoring dinas dengan tetap mensuplai bantuan langsung ke mereka.

“Ada bantuan makanan untuk mereka. Satu kali saja, karena anggaran juga terbatas. Kalau Anjal itu kan banyak mereka penerima PKH, orang tuanya. Dugaan kita anak-anak itu dieksploitasi. Kita sementara jejaki ada orang yang dibelakang mereka atau tidak,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed