by

Pelaku UMK di Kota Ambon Diajak Lakukan Digitalisasi Usaha

-Maluku-105 views

AMBON,MRNews.com,- Pelaku usaha mikro kecil (UMK) di Kota Ambon Provinsi Maluku diajak Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Anggota DPR-RI Komisi VI Hendrik Lewerissa untuk melakukan digitalisasi usaha atau e-Commerce.

Ajakan itu terjadi melalui kegiatan sosialisasi pemasyarakatan e-commerce bagi usaha mikro di Kota Ambon yang digagas Kemenkop UKM di Kantor Baristand Ambon, Jum’at (5/8).

Saat membuka kegiatan sekaligus tampil sebagai Keynote Speaker, Lewerissa berpandangan, seiring perkembangan teknologi dan informasi, maka dunia usaha pun sudah harus melakukan penyesuaian, dari yang biasanya hanya konvensional ke digitalisasi atau e-commerce.

Apalagi di era Pandemi Covid-19 saat ini yang mesti diakui dunia usaha pun cukup berdampak.

Dikatakannya, dalam kemitraan dengan Kemenkop UKM, tentu ada akses yang disediakan Kementerian dan Dinas Koperasi di Provinsi serta Kabupaten/Kota guna mempermudah pelaku usaha mikro dalam menjual produk usahanya secara luas, salah satunya lewat sosialisasi semacam ini yang mengenalkan cara dan strategi sistem e-commerce yang berdampak positif.

“Momen ini bisa jadi peluang dan kesempatan bagi pelaku usaha mikro di Kota Ambon yang selama ini kesulitan atau belum tahu cara melakukan digitalisasi usaha dari sistem konvensional. Kemenkop UKM dan Dinas Koperasi saya yakin siap membantu, memberi akses sekaligus mempromosikan usaha mikro yang ada di Kota Ambon,” terang Lewerissa.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Nasir Kilkoda katakan, dari 30 ribu UMKM yang ada di Provinsi Maluku, 20 persennya atau 6000 pelaku usahanya ada di Kota Ambon. Namun masih sedikit jumlahnya yang sudah melakukan digitalisasi usaha atau e-Commerce.

“Artinya masih banyak pelaku usaha mikro yang bertahan dengan cara konvensional dalam menjalani usahanya. Padahal perkembangan teknologi dan adanya Pandemi Covid-19, memaksa semua orang sudah harus manfaatkan akses digital. Ini yang kita dorong terus ke para pelaku usaha mikro,” sebutnya.

Koordinator Garda Transfumi Kemenkop UKM RI, Ary Prabowo mengajak pelaku usaha mikro di Kota Ambon harus manfaatkan semua media sosial yang dimiliki untuk promosi dan pengembangan usaha, jangan dibiarkan tidak berguna. Tentu juga dengan membuat berbagai inovasi dan kreasi sehingga menarik.

“Jangan pernah ada mindset agar produk kita dibeli siapapun, tapi bagaimana promosi kita dan yakinkan pembeli dengan cara semenarik mungkin. Karena produk kita harus mencerminkan kita. Harus percaya pada produk sendiri dan mencari jejaring baru,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed