AMBON,MRNews.com,- Para pedagang maupun pihak distributor diingatkan agar tidak memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19 di Ambon untuk mencari keuntungan dengan menaikan harga secara sepihak meski harga dipasaran bervariasi.
Sebab Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon telah menjamin stok bahan pokok (Bapok) tersedia hingga tiga bulan kedepan. Serta operasi pasar berupa pengawasan intensif akan tetap dilakukan hingga memasuki lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.
“Yang pasti stok Bapok terjaga dan aman, tapi kita tidak bisa pungkiri harga bervariasi. Namun kalau kedapatan pedagang maupun distributor nakal menaikan harga sepihak dan tak rasional, kita berikan sanksi pertama itu teguran. Kalau memang tidak bisa, kita berikan sanksi hingga pencabutan izin,” tegas Kadis Perindag Kota Ambon Pieter Leuwol kepada wartawan di Ambon, Senin (27/4).
Stok Bapok terjamin tiga bulan kedepan. Pasalnya, distribusi Bapok dari luar Ambon tetap berjalan dengan empat kapal barang masuk pekan ini.
Hanya yang perlu diawasi adalah harga jual agar tidak ada oknum pedagang atau distributor yang sengaja mencari untung ditengah wabah Corona. Maka masyarakat diimbau tidak membeli secara berlebihan atau panic buying.
“Kan sudah ada edaran dari Pemerintah Pusat agar batasi penjualan, sehingga masyarakat tidak berbelanja secara berlebihan. Dan kita akan awasi lewat operasi pasar terkait harga yang bervariasi. Karena yang pasti, stok Bapok tetap bertahan,” ujarnya.
Pieter menjelaskan, Ramadhan hingga Idul Fitri nanti tidak ada program pasar murah. Sebab, telah dialihkan lewat program bantuan Sembako yang sedang berjalan oleh Dinas Sosial bagi warga terdampak Covid-19.
Adapun operasi pasar tetap dilakukan dalam bentuk pengawasan langsung ke lapangan.
“Yang pasti tidak ada pasar murah tahun ini. Namun operasi pasar tetap kita lakukan setiap saat untuk mengawasi langsung Bapok dan kestabilan harga. Agar ketika ditemukan ada permainan harga, kita tetap tindak tegas,” kunci Leuwol. (MR-02)











Comment