AMBON,MRNews.com,- Pasca Peringatan dini tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Ambon yang disebabkan gempa tektonik berkekuatan 7,5 SR yang terjadi Selasa (10/1) pukul 02.47.33 WIT wilayah Pantai Utara Maluku Barat Daya (MBD) maka masyarakat diharapkan tetap mengikuti anjuran dan peringatan yang dikeluarkan BMKG dan tetap siaga.
Hal ini kemukakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut di ruang kerjanya menanggapi kondisi pasca gempa yang berdampak bagi warga yang berada di Kepulauan Tanimbar maupun Provinsi Maluku secara keseluruhan.
“Pasca gempa yang terjadi, warga diharapkan siaga dan tetap mengikuti peringatan yang dikeluarkan BMKG karena bukan hanya soal gempa tetapi berkaitan juga dengan kondisi alam karena cuaca ekstrim sehingga terjadi gelombang tinggi dan perlu diwaspadai ” ujar Sairdekut, Selasa (10/1).
Legislator asal daerah pemilihan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya (MBD) itu menambahkan jika akibat gempa yang menimbulkan beberapa rumah warga dan gedung pemerintahan di KKT alami kerusakan.
Bahkan ada korban jiwa, maka pemerintah daerah diminta segera menerapkan tanggap darurat terhadap kondisi yang terjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Hal ini perlu dilakukan agar penanganan pasca gempa bisa segera dilakukan terhadap warga yang mengalami dampak secafa langsung.
“Diharapkan pemerintah provinsi maupun kabupaten yang mengalami dampak pasca gempa terutama di KKT yang mengalami kerusakan bangunan ringan dan berat diharapkan ada koordinasi sehingga bisa diterapkan penanganan tanggap darurat ” urainya. (MR-01)








Comment