AMBON,MRNews.com,- Nasib baik tak menghampiri La Riadi (37), buruh harian lepas asal Dusun Taheng Wayame.
Saat memanah ikan pada lokasi perairan depan jembatan Pertamina Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (17/4) malam, Riadi diduga tenggelam dan meninggal dunia.
Menurut keterangan saksi-saksi disekitar, pekerjaan korban sehari-hari sebagai kuli bangunan. Disamping itu, korban sering memanah ikan dilaut sekitaran pantai Wayame.
Hari itu, dari siang hingga petang, korban belum pulang ke rumah sehingga istri korban khawatir. Istri korban bersama sejumlah keluarga dan tetangga kemudian pergi untuk mencari korban ke tempat biasa memanah ikan.
Saat tiba di TKP dengan menggunakan perahu, ditemukanlah korban sudah tenggelam pada dasar laut. Istri korban langsung meminta bantuan warga dan melapokan ke Polsek Teluk Ambon agar ada bantuan tambahan guna mengevakuasi korban dari dalam Laut.
Tak lama, personil Polsek Teluk Ambon tiba dan bersama warga menggunakan spead boat mengevakuasi korban ke tepian pantai. Selanjutnya korban dibawa ke rumahnya. Diduga korban tenggelam akibat terlilit tali yang sering digunakan untuk mengikat busur panah.
“Polsek Teluk Ambon berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk diotopsi namun keluarga korban telah menerima kejadian itu sebagai suatu musibah dan menolak diotopsi. Sehingga keluarga membuat pernyataan penolakan otopsi,” ungkap Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Julkisno Kaisupy, Minggu (19/4/20). (MR-02)











Comment