by

Pakai Dana SMI, Jalan Kecamatan Sirimau Asal Jadi

AMBON,MRNews.Com.- Kondisi jalan yang dikerjakan PT Sinar Mas Perkasa Sejati yang berlokasi di belakang Perumahan Pesona Alam Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau- Kota Ambon terlihat rusak parah padahal baru Satu bulan dikerjakan.

Kerusakan jalan beredar luas di media sosial(Medsos) maupun di grup Whats App , yang di kirim kepada wartawan maupun kepada Anggota DPRD Provinsi Maluku, terkhusus komisi III DPRD Maluku yang membidangi Infrastruktur dan langsung disikapi komisi dengan melakukan on the spot Senin (23/8) sore .

Dari hasil kunjungan lapangan sekertaris komisi, Rovik Afifudin mengatakan jika jalan dikerjakan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2020 dari dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastuktur (SMI) .

“Pengerjaan jalan Kecamatan Sirimau, keseluruhan panjang jalan yang di bangun dengan dana sebesar 4,8 miliar ini sepanjang 3116 meter, dan terbagi pada Tujuh titik . Sementara yang kita kunjungi sepanjang 913 meter ” urainya.

Menurut Afifudin, pengerjaan jalan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan sehingga akan diperbaiki .

” Kami sudah perintahkan untuk perbaikan, dan pihak perusahan sudah mulai mengangkut material untuk perbaikan” tambahnya.

Di tempat terpisah Wakil Ketua Komisi III Hatta Hehanusa mengakui jika jalan yang dikerjakan mengalami kerusakan mencapai 35 meter, dan segera perbaiki.

Seperti diketahui kondisi jalan sepanjang 913 meter yang baru selesai dikerjakan hampir keseluruhan jalan mengalami kerusakan cukup parah .

Bahkan dari sumber tepercaya di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku yang namanya tidak mau di sebutkan mengatakan, sebenarnya jalan tersebut baru di buka untuk dipakai . Sesuai konstruksi pelapisan jalan atau yang di sebut sirtu harus setebal 25-30 cm.

Dijelaskan dari video yang beredar aspal yang di gunakan adalah Hotmix, berarti ketebalan harus 3,5 cm, tapi terlihat tidak mencapai 1 cm. Kalau pun itu Lapen, harus ada lapisan yang kuat, seperti batu ukuran 5-10 cm, sesudah itu di gilas, kemudian di lapisi lagi dengan kerikil lalu di gilas kemudian di siram dengan aspal yang di bakar.

” Kuat dugaan jalan yang di kerjakan menggunakan aspal Laster kelas A (SS.A) tapi minimum tebal harus 1,5 cm, kalau Laster kelas B (SS.B) maka ketebalan mencapai 2 cm, kalau Lataston lapis aus (HRS-WC) maka ketebalan harus minimal 3 cm, ada juga Lataston lapis pondasi (HRS-BASE) tebal minimal 3,5 cm. dan juga yang lain ” ujar sumber . (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed