AMBON,MRNews.com,- Pekerjaan renovasi monumen Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi di Desa Rumadian, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) oleh Polda Maluku diperuntukkan untuk wisata edukasi.
Hal itu ditegaskan Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif saat meninjau pekerjaan renovasi monumen tersebut, Sabtu (4/2/2023).
Saat meninjau, Kapolda didampingi Kabinda Maluku Brigjen TNI Anton Irianto Popang, Karo Ops Kombes Pol Asep Saepudin, Dansat Brimob Kombes Pol Dostan Siregar, Direktur Intelkam Kombes Pol I. Gede Arsana, dan Kabid Humas Kombes Pol M. Rum Ohoirat.
Saat tiba di desa Rumadian, Kapolda disambut meriah. Ia disambut tarian selamat datang yang dibawakan anak-anak desa Rumadian.
“Kami mengunjungi desa Rumadian untuk melihat progres pekerjaan monumen Karel Sadsuitubun yang merupakan salah satu Pahlawan Revolusi, dan kebetulan beliau dari Polri,” katanya.
Renovasi monumen Karel Satsuitubun yang dilakukan Polda Maluku, kata dia bertujuan untuk mengenang dan melestarikan perjuangannya.
“Ada beberapa tempat sudah gunakan nama Karel Sadsuitubun yakni Bandara Ibra di Langgur, kapal KRI Karel Sadsuitubun. Dan kami melihat disini tempat beliau tumbuh besar, saya lihat di belakang ada monumen yang dibuat masyarakat, maka perlu kami sempurnakan lagi,” jelasnya.
Renovasi monumen salah satu korban Gerakan 30SPKI itu agar lebih representatif, kata Lotharia, sudah menjadi komitmen Polda Maluku. Hal itu dilakukan sebagai edukasi dan untuk dijadikan sebagai wisata sejarah.
”Kami berharap setelah disempurnakan monumen Karel Sadsuitubun akan jadi sarana edukasi sebetulnya bagi pendidikan anak – anak dan masyarakat,” jelas mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur itu.
Dia berharap dengan penyempurnaan monumen Pahlawan Karel Sadsuitubun akan memberi nilai dan dampak besar bagi masyarakat luas, khususnya di Ohoi Rumadian. (MR-02)








Comment