– – Acha Septriasa, seorang aktris Indonesia yang terkenal, mengungkapkan bahwa dia memiliki sensitivitas terhadap hal-hal mistis sejak kecil. Meskipun sejak tahun 2008, Acha lebih fokus pada karirnya sebagai aktris, pengalaman mistis saat syuting film “Mumun” membuatnya semakin yakin akan kemampuannya melihat hal-hal gaib.
Kali ini di KapanLagi Talks, Acha berbicara panjang lebar tentang film yang dibintanginya, yaitu QODRAT 2. Keseruan saat syuting dan pengalaman mistis yang dialaminya pun diceritakan di sini.
1. Mengapa Tertarik Bergabung dengan QODRAT2?
“Saya tertarik karena kesempatan ini jarang saya temui, di mana produksinya besar dan didukung oleh produser eksekutif yang luar biasa. Ini salah satu karya dari Magma Entertainment yang ditulis oleh tim Charles Gozali, dan kesempatan untuk bermain dengan teman-teman yang jarang saya dapatkan. Kita sebagai leading actors bisa bersatu kembali dalam sebuah film. Saya senang bisa berakting bersama Vino, Donny Alamsyah, Dela Dartian, dan para pemain lain yang sudah berpengalaman lama. Ini kesempatan langka bagi saya.”
2. Bagaimana Dinamika Karakter yang Anda Perankan?
“Peran saya sebagai istri dari Qodrat memiliki dinamika karakter yang menarik. Dia adalah seorang perempuan sederhana yang selalu berusaha hadir untuk keluarganya. Dia tidak menyangka bahwa imannya akan diuji dan dia tergoda untuk menyerahkan keimanannya kepada Aswala. Anaknya telah meninggal dan di QODRAT 1 diceritakan bahwa Qodrat sedang merukiah anaknya yang kemudian dibunuh oleh iblis, menyebabkan mereka terpisah. Jadi misi dari film QODRAT ini sebenarnya adalah ujian keimanan yang harus dihadapi oleh Qodrat dan keluarganya. Di QODRAT 2, dengan semakin banyak kekerasan dan serangan iblis, ujian keimanan semakin meningkat.”
3. Bagaimana Cerita QODRAT 2 Dibawa ke Arah yang Berbeda?
“QODRAT 2 merupakan gebrakan dalam film tentang seorang ustaz yang tidak semua orang berani membuatnya. Tidak semua rumah produksi bisa membuat film dengan tokoh utama seorang ustaz yang menjadi pusat cerita. Ustaz tersebut memiliki peran utama dalam film dan dapat melakukan aksi bertarung. Namun, karakter ustaznya tidak selalu terlihat seperti ustaz pada umumnya. Dia menggunakan pakaian santai tanpa mencolokkan identitas agamanya. Hal ini menarik bagi saya, terutama peran Vino dalam film ini.”
4. Apakah QODRAT 2 Lebih Mengeksplorasi Vibes Superhero?
“Ya, tentu saja QODRAT 2 lebih besar dalam hal aksi daripada QODRAT 1. QODRAT pertama berlokasi di desa kecil dengan situasi yang lebih terbatas. Namun, di QODRAT 2, ceritanya masuk ke kota urban, pabrik, dan area perkotaan lainnya. Ini adalah pendekatan yang lebih besar.”
5. Apakah Ada Adegan yang Sulit di QODRAT 2?
“Saat fitting film QODRAT, kami harus banyak membaca dan belajar tentang hadis dan alquran. Ada adegan di mana karakter kesurupan atau terjebak dalam situasi sulit. Adegan ruqyah ini harus dilakukan dengan baik bersama pemain QODRAT lainnya seperti Vino Bastian. Kami harus menghafal ayat-ayat tersebut dengan baik agar adegan berjalan lancar. Meskipun ada kesulitan, semuanya berjalan dengan baik setelah beberapa kali take.”
6. Lokasi Syuting yang Paling Menyeramkan?
“Tentu saja ada. Saat syuting QODRAT, saya ingat hari kedua di pabrik pengalengan yang sudah lama beroperasi. Saya pernah syuting di sana saat film HEART dan merasa bahwa tempat itu sudah lama berdiri. Saat masuk ke dalam pabrik, saya merasa mengerikan jika tidak ada lampu karena suasana begitu sunyi. Pada saat itu, saya diberikan air suci untuk diminum karena ada yang merasakan energi kuat di sekitar saya. Meskipun sedikit ketakutan, semuanya berjalan lancar.”
7. Apakah Anda Memiliki Kemampuan Sensitif Terhadap Hal Gaib?
“Saya memang memiliki sensitivitas yang tinggi dan dapat merasakan energi di sekitar saya. Saya cenderung peka terhadap perasaan dan situasi orang lain. Ketika berada di tempat baru, saya selalu waspada dan mampu merasakan energi di sekitar tempat tersebut.”
8. Mengapa Harus Menonton Film QODRAT2?
“Anda harus menonton QODRAT 2 karena film ini merupakan hasil kerja keras dari tim yang profesional. Dari segi produksi, desain, kamera, penyutradaraan, make up, dan kostum semuanya dibuat dengan detail dan kualitas terbaik. Film ini akan memberikan pengalaman yang berbeda dan dapat meningkatkan optimisme serta keyakinan bahwa Tuhan selalu bersama kita dalam menghadapi cobaan. Nontonlah QODRAT 2 untuk merasakan hal tersebut.”
Artikel serupa :
- Rieke Diah Pitaloka Kembali Berakting Setelah 17 Tahun: Masak di Lokasi Syuting!
- Terpukau dengan Akting Rasya Anton: Karina Icha Syuting Film Horor
- Monty Tiwa Hadirkan Komedi Musik Mendadak Dangdut: Sarat Emosi dan Budaya
- Syuting Film ‘ASSALAMUALAIKUM BEIJING 2’ Yasmin Napper: Pengalaman di Tiongkok
- Dian Sastrowardoyo & Ali Fikry Bicara Tantangan di Film ‘ESOK TANPA IBU’

Sebagai jurnalis televisi yang telah berkarier selama lebih dari delapan tahun,
Rizky Aditya dikenal karena kepiawaiannya dalam menyajikan laporan
langsung dan investigasi mendalam.






