Desa Sukamantri di Kabupaten Ciamis terkenal sebagai salah satu tempat pelestarian seni dan tradisi Sunda, khususnya melalui kesenian Topeng Bebegig.
Tradisi ini merupakan warisan budaya yang menggabungkan unsur sejarah, mitologi, dan seni visual yang terus berkembang dan menjadi sumber kebanggaan bagi warga lokal.
Sejarah Bebegig di Sukamantri
Dalam konteks budaya Sunda, Bebegig berarti orang-orangan sawah yang awalnya berfungsi sebagai simbol pelindung alam dan pengusir hama. Cerita ini dimulai dari Prabu Sampulur, seorang pemimpin legendaris di Sukamantri, yang memanfaatkan Bebegig untuk menjaga wilayahnya dari serangan musuh dan pengganggu sumber air.
Topeng yang terbuat dari kayu dan berwajah menakutkan ini dipercaya dapat menimbulkan ketakutan dan mencegah niat jahat.
Transformasi Bebegig dari alat pelindung menjadi seni pertunjukan terjadi ketika Prabu Sampulur digantikan oleh Margadati. Tradisi ini berkembang menjadi bentuk ungkapan rasa syukur yang ditampilkan dalam berbagai perayaan, termasuk saat panen raya dan peringatan HUT RI.
Sanggar Seni Baladewa Sukamantri
Kini, tradisi Bebegig Sukamantri dipelihara oleh Sanggar Seni Baladewa yang dikomandoi oleh Cucu Panji Hermawan. Sanggar ini menyajikan berbagai pertunjukan mulai dari helaran (pawai seni) hingga dramatari, yang mencakup kisah pertarungan antara Bebegig baik melawan jahat. Selain itu, pertunjukan ini sering dipadukan dalam kegiatan budaya lain seperti Nyangku Panjalu dan upacara adat pernikahan.
Tari Topeng Bebegig Sampulur: Inovasi Seni Kontemporer
Artikel serupa :
- Pementasan Menjadi Lebih Baik 3 hadir di Karangnunggal: Sanggar Sumuhun tampil di Tasikmalaya
- Festival Seni Lanjong 2025: Tenggarong Kutai Kartanegara Pukau Dunia!
- Sanggar tari Gatri Rahmayu buka cabang di Karangnunggal: peluang bakat seni anak
- Haru dan Bangga: Dua Legenda Teater Koma, Semar dan Sutiragen di ‘Mencari Semar’!
- Subarkah Hadisarjana: Sang Maestro Panggung dan Layar, Kenangan Abadi!

Dewi Permata adalah jurnalis hiburan yang memiliki hasrat besar terhadap
dunia perfilman, musik, dan budaya populer. Dengan pengalaman lebih
dari tujuh tahun di industri media, ia telah melakukan wawancara
eksklusif dengan banyak tokoh terkenal dan mengulas berbagai tren di
industri hiburan.






