– – Lutesha Sadhewa tampil sebagai seorang gangster dengan penampilan yang unik dalam film SAMPAI JUMPA, SELAMAT TINGGAL. Lahir pada tahun 1994, aktris ini rela mengubah penampilannya secara total untuk dapat menggambarkan karakter mafia yang tampak tenang di depan namun sebenarnya licik. Sebagai contoh, Vanya terlihat seperti predator yang diam-diam sedang memburu mangsanya.
Peran yang diberikan oleh Adriyanto Dewo kepada Lutesha adalah peran antagonis pertamanya. Untuk mempersiapkan peran tersebut, Lutesha melakukan berbagai hal seperti membaca naskah, menganalisis karakter Vanya, dan berdiskusi langsung dengan penulis serta sutradara film. Selain itu, ia juga belajar dari pengalaman di sekitar lokasi syuting ketika berinteraksi langsung dengan gangster.
1. Mengesampingkan Stereotipe Gangster di Masyarakat
Seringkali, seorang gangster diidentikkan dengan cara berbicara yang keras dan menakutkan karena sifat premanisme yang dimilikinya. Namun, Lutesha ingin menciptakan karakter baru yang tidak mengikuti stereotipe tersebut dalam film SAMPAI JUMPA, SELAMAT TINGGAL. Ide ini dibicarakan lebih lanjut dengan penulis naskah dan sutradara film, Adriyanto Dewo.
“Aku ingin membawa sesuatu yang baru, ‘Kenapa kita tidak menciptakan karakter yang baru saja?’ Mungkin kita bisa melihat bahwa aku berbicara cukup cepat dalam sehari-hari. Jika kita melambatkan, bagaimana?” ungkap Lutesha dalam wawancara dengan media.
“Jika kita melambatkan cara berbicara Vanya, itu menunjukkan bahwa karakter tersebut sangat taktis. Dia lambat, seperti predator yang perlahan-lahan memburu mangsanya. Jadi, dia benar-benar mengamati mangsanya, mengamati gerak-geriknya, lalu memikirkan apa yang harus dikatakan selanjutnya.” tambahnya.
2. Peran Antagonis Pertama Lutesha
Karakter Vanya adalah peran antagonis pertama yang dimainkan oleh Lutesha sepanjang kariernya. Hal ini membuatnya sangat antusias dalam mengembangkan sifat dan kepribadian karakter tersebut agar dapat menciptakan suasana yang menarik bagi penonton.
“Selain dari pola bicara, kita juga melihat dari penampilan fisiknya (Vanya) yang agak unik. Mulai dari tato, pilihan warna rambut, piercing, dan lainnya. Semua itu telah disetujui melalui diskusi dengan Adri sebelumnya.” kata Lutesha ketika menjelaskan penampilan karakter yang diperankannya.
3. Lihat Mafia Langsung Saat Syuting di Korea
Kehadiran karakter Vanya dalam SAMPAI JUMPA, SELAMAT TINGGAL menggambarkan keterlibatannya dalam lingkungan gangster. Sebagai bos dari suatu organisasi yang melakukan kegiatan ilegal terhadap orang Indonesia di Korea Selatan, Vanya menunjukkan sisi kejamnya dengan perlakuan tidak menyenangkan seperti pemerasan dan penindasan.
Selama syuting di Kota Seosan, Lutesha terkejut melihat langsung bagaimana gangster beroperasi. Pengalaman ini membantu dirinya dalam memerankan karakter Vanya dengan lebih baik.
“Ternyata di Seosan cukup banyak mafia atau gangster. Saya melihat aktivitas mereka dan itu cukup menarik sebagai pembelajaran bagi karakter Vanya.” ujar Lutesha.
4. Sinopsis Film SAMPAI JUMPA, SELAMAT TINGGAL
Wyn (Putri Marino) pergi sendirian ke Korea Selatan untuk mencari kekasihnya, Dani (Jourdy Pranata), yang tiba-tiba menghilang. Di sana, dia bertemu dengan Rey (Jerome Kurnia), seorang pekerja Indonesia yang pernah tinggal di kota tempat Dani berada. Rey setuju untuk membantu Wyn dengan imbalan tiket bus dan minuman keras.
Perjalanan Wyn dan Rey untuk menemukan Dani tidak mudah. Bahkan Anto (Kiki Narendra), yang memiliki jaringan luas di komunitas Indonesia di Korea Selatan, kesulitan mendapatkan informasi mengenai Dani. Mereka mulai menduga bahwa Dani telah mengubah identitasnya secara total setibanya di Korea Selatan.
Selain membantu Wyn, Rey juga harus mencari pekerjaan baru untuk bertahan hidup. Dia kemudian bertemu dengan Vanya (Lutesha), seorang yang sering memberikan pekerjaan kepada orang Indonesia di Korea Selatan. Meskipun Rey pernah melarikan diri dari pemerasan ketua gangster, ia merasa tidak memiliki pilihan lain selain kembali.
Cerita tentang ghosting, penyelesaian atas masa lalu, kehilangan, pengorbanan, perlawanan, dan hubungan yang beracun disajikan dengan apik dalam film SAMPAI JUMPA, SELAMAT TINGGAL. Konsekuensi dari setiap tindakan pasti akan muncul suatu saat nanti. Oleh karena itu, kita perlu memiliki ruang di hati untuk mengucapkan “Sampai Jumpa” atau “Selamat Tinggal” kepada siapapun.
Artikel serupa :
- Maraton Drama Korea Juni 2025: 7 Seri Terbaru, Termasuk Squid Game: Season 3!
- 10+ Ucapan HUT RI Paling Inspiratif: Cocok untuk Status WA di 17 Agustus!
- Ciuman Luna Maya-Maxime Bouttier di Film GUNDIK: Bukan Soal Romantis
- Mengenal Carmen: Idol SM Entertainment Pertama dari Indonesia, Daftar Idol KPop Indonesia Lainnya!
- ARMY Wajib Tahu: J-Hope BTS Guncang Jakarta! Simak Tanggal dan Lokasinya

Sebagai jurnalis televisi yang telah berkarier selama lebih dari delapan tahun,
Rizky Aditya dikenal karena kepiawaiannya dalam menyajikan laporan
langsung dan investigasi mendalam.






