AMBON,MRNews.com,- Ratusan orang calon anggota Polri siap mengikuti Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) II seleksi penerimaan Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Panda Polda Maluku tahun 2023.
Hal itu diketahui saat sidang menuju Rikkes II seleksi penerimaan Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Panda Polda Maluku yang dipimpin Irwasda Maluku, Kombes Pol Jannus Parlindungan di Auditorium Kampus Unpatti Ambon, Jumat (9/6).
Irwasda didampingi Karo SDM, dan Kabid Dokkes Polda Maluku. Turut hadir Direktur Binmas dan Plt Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku, AKBP Romi Agusriansyah.
Hasil yang dibaca AKBP Romi Agusriansyah yakni untuk seleksi Taruna/i Akpol, dari 31 peserta, yang dinyatakan lulus terpilih dan akan ikuti Rikkes II berjumlah 9 orang, 8 calon Taruna dan 1 Taruni.
Sementara untuk seleksi Bintara PTU Wanita, dari 84 peserta, yang lulus terpilih mengikuti Rikkes II sebanyak 30 orang.
Sedangkan seleksi Bintara PTU Pria, dari 782 peserta, yang dinyatakan lulus terpilih ikut Rikkes II ada 685 orang.
Khusus seleksi calon Bintara Brimob terdapat 85 peserta. Yang lulus terpilih untuk mengikuti Rikkes II sebanyak 24 orang.
Sementara di seleksi calon Bintara Polair dari 10 peserta yang lulus terpilih untuk ke tahap Rikkes II sebanyak 6 orang.
Pada seleksi calon Tamtama Brimob diikuti oleh 71 orang. Seluruhnya dinyatakan lulus terpilih mengikuti tahapan Rikkes II. Hal yang sama juga dialami calon Tamtama Polair yang berjumlah 5 orang. Seluruhnya dinyatakan lulus terpilih ikuti Rikkes II.
Demikian pula dengan pelaksanaan seleksi calon Bakomsus tenaga kesehatan yang diikuti 5 orang. Seluruhnya dinyatakan lulus terpilih ikut Rikkes II.
Terhadap para peserta seleksi yang tidak terpilih ke tahap berikut, Biro SDM Polda Maluku menyiapkan konselor untuk memberi konseling kepada mereka.
Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Boni J.S Sirait mengajak para peserta seleksi untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kalian juga harus selalu berdoa karena tidak sampai disini saja perjuangan kalian, masih ada tahapan-tahapan berikutnya,” pintanya.
Sirait juga mengingatkan para peserta seleksi maupun orang tua, agar tidak percaya terhadap calo atau oknum-oknum yang berusaha mencari keuntungan pribadi.
Dengan iming-iming uang, para oknum penipu tersebut, kata Sirait, biasa berjanji akan meloloskan peserta menjadi anggota Polri, termasuk yang tidak lulus sekalipun.
“Banyak pengalaman yang sudah terjadi. Banyak orang tua jadi korban penipuan, mereka tertipu dengan calo atau oknum-oknum yang berjanji bisa luluskan peserta seleksi,” pesan Sirait. (MR-02)







Comment