AMBON,MRNews.com,- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Maluku Syarif Hadler menegaskan, PPP Maluku dan Kabupaten/Kota saat ini solid dan tidak ada lagi perpecahan serta telah berada pada satu keluarga yang besar menatap masa depan di Pemilu 2019, tanpa ada tendensius politik antar sesama kader partai.
“Saya kira konflik internal semuanya sudah selesai, dan hari ini semua kader telah datang dan kembali pada satu keluarga besar Ka’bah tanpa ada saling curiga antara satu dan lainnya,” ujar Hadler kepada awak media usai membuka kegiatan Rapimwil II PPP Maluku dan Santiaji Caleg DPRD Provinsi di Santika Hotel, Minggu, (11/11/18).
Sebelumnya, dinamika politik di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku dan Kota Ambon sempat meruncing tatkala perbedaan sikap politik saat pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ambon tahun 2017 hingga Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Juni 2018 lalu.
Akibatnya, saling ganti kepengurusan pun terjadi secara khusus di DPC PPP kota Ambon hingga saat ini tampuk pimpinan pun diambil alih oleh DPP. Namun, konflik pun mencair dan saat ini kembali solid demi meraih target dan cita-cita partai di Pemilihan Umum (Pemilu), baik legislatif di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan pusat maupun Pilpres 2019 mendatang.
Bagi Hadler yang juga Wakil Walikota Ambon, perbedaan di internal hal biasa terjadi pada momentum-momentum tertentu. Namun, ketika dinamika selesai, maka selesai pula segala perbedaan yang ada. “Saya kira semua sudah kembali normal. Dan saat ini kita telah solid dan siap menyongsong Pileg dan Pilpres 2019. Konsolidasi internal partai sendiri sudah mulai jalan, baik secara perorangan maupun secara institusi. Karena kita menargetkan lima kursi DPRD Provinsi dan menang telak di Maluku untuk Pilpres minimal 70 persen. Tugas semua kader dan para caleg khususnya untuk maksimal bekerja,” jelas Hadler.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Ambon, M. Syahril Wasahua menambahkan, semua proses dinamika internal PPP sudah berakhir. Saat ini, menjadi tugas dan tanggungjawab besar yaitu memenangkan partai di semua tingkatan. “Semua dinamika sudah berakhir. Saat ini kita diperhadapkan dengan tugas dan tanggungjawab memenangkan partai di setiap tingkatan dan itu telah menjadi komitmen semua kader partai,” tandasnya.
Kendati demikian, Wasahua yang juga merangkap Korwil PPP Maluku-Maluku Utara mengaku, namanya partai politik tentu ada dinamikanya dan tidak ada satupun partai yang tidak ada dinamika. Tapi bagaimana menyelesaikan konflik internal, PPP sebagai partai besar di Indonesia sudah cukup dewasa. “Saya kira PPP sudah cukup dewasa lah. Apalagi PPP partai tua, sehingga masalah seperti itu sudah biasa selesai secepatnya. Yang berbeda di Pilkada Kota dan Povinsi kemarin, semuanya sudah menyatu dan solid menangkan PPP,” tutupnya. (MR-02)












Comment