by

Komisi IV Kritisi Anggaran Hibah Masjid Ismail Murad

AMBON,MRNews.com.- Pembangunan Masjid Ismail Murad dengan anggaran sebesar Rp 1,5 Milyar yang direncanakan diresmikan Selasa (13/6) dipertanyakan Komisi IV saat rapat bersama Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, beserta kepala biro kesra Provinsi Maluku guna membahas persiapan penyelenggaraan haji tahun 2023 di ruang Komisi IV .

“Undangan yang kami terima untuk Peresmian Mesjid Ismail Murad, yang ingin saya tanyakan, apa gubernur punya dana pribadi untuk pembiayaan pembangunan tersebut. Pembangunan Masjid sejak tahun 2021 apa ada uang rakyat yang mengalir dalam pembangunan tersebut, hingga di namakan sesuai dengan Gubernur yang sementara menjabat ” tanya, anggota komisi IV, Andi Munaswir.

Ketua Fraksi Gerindra tersebut menambahkan, hal tersebut perlu diketahui jangan sampai nama Masjid diganti lagi ketika peralihan jabatan Gubernur Maluku.

Hal senada juga disampaikan, Wakil Ketua Komisi IV Rovik Afifudin yang secara kritis juga meminta penjelasan terkait nama Masjid dan anggaran pembangunan Masjid Ismail Murad.

“Untuk nama apa sudah minta ijin ke kemenag dahulu. Anggaran hibahnya ini diserahkan ke siapa, kemenag atau panitia pembangunan masjid, kita menghindari klaim mengklaim saya yang bikin saya yang bangun dan lain-lain. Hanya memang, sebutnya kita kadang dibutakan dengan kepentingan kekuasaan, sehingga kita tidak bisa melihat mana efeknya yang lebih besar ” tegasnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Yamin menjelaskan jika asrama haji itu secara struktur di bawah kanwil agama, tetapi untuk pengelolaan diserahkan kepada Badan Pengelola Asrama Haji (BPAH) dan anggaran.

Dijelaskan Yamin, jika pembangunan masjid, sebagai salah satu persyaratan adanya Embarkasi haji antara. Karena itu, perlu didukung agar segera memenuhi persyaratan. Sehingga sebagai pengelola tinggal menerima kunci.

Ditempat yang sama, Biro Kesra AH Muhamad menambahkan jika sudah alokasikan dana hibah 2.5 Miliar sejak tahun 2021 hingga saat ini belum ada penambahan anggaran apapun. Atau belum ada keterangan siapa yang turut membiayai. (MR-03)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed