by

KOBAMA Giat Kalesang Rumah Ibadah

AMBON,MRNews.com.- Setelah sebelumnya Komunitas Bonsai Ambon Manise (KOBAMA) menata halaman Gereja Maranatha, sekaligus menanam pohon Bonsai jenis Wahongsanca, Sabtu (11/12/21) lalu, kini komunitas pecinta tanaman bonsai ini kembali menata dan menanam bonsai di areal halaman Masjid Jami, Sabtu (26/3), jelang Ramadhan tahun 2022.

KOBAMA sendiri telah memiliki program tetap, baik bulanan maupun tahunan. Salah satunya adalah, kalesang-kalesang rumah ibadah.

“Tahun 2021 kemarin, kita lakukan penataan di Gereja Maranatha. Dan di tahun 2022 menjelang ramadhan, kita berkoordinasi dengan pengurus Masjid Jami untuk melakukan penataan,” kata Koordinator Kalesang Rumah Ibadah KOBAMA, Hamid Latupono kepada wartawan di sela-sela kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan KOBAMA ini sudah sampai di 11 kabupaten/kota. Namun karena terkendala dengan rentan kendali, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan di Pulau Ambon, pihaknya yang menjadi sentral KOBAMA akan mengambil alih.

“Kami berharap, kesiapan basudara umat muslim menjelang bulan suci ramadhan bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Kami juga berterima kasih kepada pengurus Masjid Jami yang telah memberikan kami kesempatan untuk bersama-sama menjalankan program kalesang rumah ibadah,” tandas Latupono.

Saat disinggung mengenai jenis tanaman bonsai yang ditanam di areal halaman Masjid Jami, Latupono mengaku, sama dengan jenis bonsai yang ditanam di areal halaman Gereja Maranatha yakni, bonsai jenis Wahongsanca.

Ditempat yang sama, Pembina KOMABA, Pdt Jhon Biay berharap, melalui kegiatan kalesang rumah ibadah bisa terbangun rasa toleransi dan persaudaraan.

“Karena kita di Kota Ambon inikan kita beda agama, tapi sebenarnya kita bersaudara. Oleh karena itu, anak-anak muda Ambon yang tergabung dalam KOBAMA mau memberikan dorongan dan motivasi bagi masyarakat di kota ini, untuk turut membangun rasa persaudaraan,” ujar dia.

Untuk itu, Jhon mengajak anak muda di Kota Ambon, untuk bisa mencintai persaudaraan, dan alam.

“Jika kita mencintai alam, maka itu berarti kita juga mencintai kehidupan,” tandas Jhon. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed