by

Kembali Absen di Kegiatan Partai, DPP : Kita Tidak Tergantung ke Murad Ismail

AMBON,MRNews.com,- Untuk kedua kalinya, Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Murad Ismail kembali absen atau tidak hadir di kegiatan partai yang level Provinsi.

Pertama ialah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD di Pasific Hotel beberapa waktu lalu dengan alasan sedang ada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) untuk mengatur kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo.

Terkini, Murad lagi-lagi absen di kegiatan Pelatihan dan Pendidikan Kader Tingkat Madya Angkatan I DPD Maluku yang dihadiri Ketua DPP bidang organisasi Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPP bidang Kehormatan Komarudin Watubun, dengan alasan cek-up kesehatan di Jakarta.

Merespons fakta tersebut, Djarot mengaku,
dalam sistem kepartaian (PDI Perjuangan), partai itu tidak tergantung semata-mata kepada person. Tapi tergantung kepada ideologi dan sistem kepartaian.

Sehingga ketika seorang ketua DPD PDI Perjuangan Maluku itu tidak bisa hadir karena alasan yang bisa diterima (sakit) maka tidak menjadi masalah, sebab partai terus jalan maju.

“Partai tetap jalan terus, partai tetap jalan terus. Jadi kita tidak tergantung pada orang per orang, tapi tergantung kepada sistem. Dan sistem tergantung kepada ideologi, yah karena arah kita ke sana,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta itu, Sabtu (5/11).

Bahkan Djarot mengaku, perintah untuk kaderisasi, Rakerda maupun Rakercab adalah perintah partai. Itu adalah program partai dan harus dilaksanakan semua jenjang kepengurusan partai.

Disinggung apakah ada catatan khusus DPP terhadap Ketua DPD yang dua kali tidak hadir di momen penting partai tingkat daerah, mantan anggota DPR-RI itu merespons diplomatis.

“Catatan khususnya adalah dia tidak hadir. Alasannya kalau katanya sekarang lagi perawatan di Jakarta, pa Benhur (Sekretaris DPD PDIP) yang tahu,” ungkapnya.

Artinya dengan kondisi tersebut apakah sifat kekaderan sebagai seorang Ketua DPD patut dipertanyakan, Djarot enggan menyimpulkan.

“Itu kan yang menilai anda. Kan apersepsi itu. Jadi ketua DPD itu juga pernah ikut sekolah partai, harusnya tingkat kekaderannya juga ditunjukkan dengan baik. Tapi kalau beliau lagi sakit, masa kita paksa,” jelasnya.

Tetapi yang jelas tegas Djarot lagi, program partai dan kegiatan partai itu harus berjalan terus secara maksimal walau tanpa kehadiran seorang ketua DPD.

“Maka yang saya sampaikan, saya apresiasi DPD Maluku ini. Karena bisa melaksanakan seluruh agenda kegiatan partai dengan baik. Pengurus luar biasa lah,” kunci tandem Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Ibukota Negara itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed