by

Kapolda Akui Sudah Panggil Direkrimsus

AMBON,MRNews.com.- Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan, telah memanggil Direktur Reserse Kriminal Khusus, terkait surat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku.

Manakala barang sitaan yang diizinkan pihak Direkrimsus kepada Pemilik TV Kabel Putri, Philipus Chandra Hadhi yang telah ditetapkan tersangka karena tidak memiliki Izin Penyiaran Publik.

“Saya sudah panggil Direkrimsus. Pasti kita tindaklanjuti suratnya,” kata Latif di Mapolda Maluku, Sabtu (15/1).

Ditegaskan, pihaknya akan mengambil langkah-langkah serius terkait surat KPID Maluku yang mempertanyakan barang sitaan yang diizinkan Direkrimsus untuk siaran. Padahal barang sitaan tidak bisa dipergunakan dengan alasan apapun.

Langkah Kapolda Maluku dengan memanggil Direkrimsus usai menerima surat KPID Maluku mempertanyakan alat bukti yang masih dipakai siaran oleh Pemilik TV Kabel Putri, Philipus Chandra Hadhi secara komersil menjadi catatan penting dalam penegakan hukum sehingga terkesan hukum tidak tebang pilih namun berlaku adil bagi semua pihak.

Pasalnya, upaya KPID Maluku dengan menegakan aturan di bidang penyiaran dapat menunjang peningkatan pendapatan negara bukan pajak. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed