by

Idul Fitri di Ambon Aman, Pemkot Ucapkan “Danke Banya” ke Warga Kota

AMBON,MRNews.com,- Pelaksaan hari raya Umat Islam yakni Idul Fitri 1 Syawal 1443/2022 Masehi 2-3 Mei 2022 di Kota Ambon, Provinsi Maluku, berjalan aman, lancar dan sukses.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse mengapresiasi kerja keras dan kerjasama seluruh stakeholder terkait dalam mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Idul Fitri di daerah bertajuk UNESCO City of Music ini.

Hal ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak, apakah TNI/Polri, LSM, OKP/Ormas termasuk masyarakat beragama lain yang ikut menjaga saudara Muslimnya yang beribadah.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) dan mewakili pa Walikota dan pa Wakil Walikota, kami ucapkan danke banya par semua pihak termasuk warga kota yang sudah baku bantu sehingga pelaksanaan Idul Fitri di Kota Ambon dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Ririmasse saat dihubungi media ini, Jum’at (6/5).

Menurut Ririmasse, kesuksesan itu karena selain ada kesadaran sebagai bangsa yang majemuk, tetapi khususnya juga bentuk nyata Ambon sebagai kota yang memiliki tingkat kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia dan salah satu kota paling toleran di tanah air.

“Jadi amannya Idul Fitri itu bukan karena pemerintah atau TNI/Polri saja. Kita tidak bisa kerja tanpa peran aktif masyarakat dan elemen terkait. Semua kita memiliki kesadaran dan tanggungjawab yang sama,” akui mantan Asisten I Setda Kota Kupang itu.

Bahkan menurutnya, bukan saja Idul Fitri, tetapi kegiatan hari besar keagamaan lainnya seperti perayaan Natal 2021 dan Paskah Kristus 2022 maupun penthabisan Uskup Diosis Amboina yang baru beberapa waktu lalu juga berjalan aman dan damai.

Bukan tidak mungkin tambahnya, kegiatan agama Hindu, Budha atau Konghucu yang terpusat di Kota Ambon pun, diyakini Ririmasse bakal sukses. Sebab kedewasaan dan kesadaran warga Kota Ambon akan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan sudah sangat tinggi.

“Belajar dari konflik sosial yang melanda Kota ini 23 tahun lalu, semakin meningkatkan jiwa kedewasaan dan kesadaran masyarakat kita. Hal ini harus terus kita jaga dan perkuat, bukan sebatas lip service tapi secara nyata. Yang saya bilang itu semua bentuk nyata,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed