by

Hurasan : Dana BOS Mesti Transparan

AMBON,MRNews.com.- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan berharap penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh SMA dan SMK di kelola secara transparan dan partisipasi.

Hal tersebut dimaksudkan agar dana tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Politisi PKB dari daerah pemilihan Maluku Tengah ini mengaku, pihaknya baru saja kembali melakukan pengawasan realisasi program dan kegiatan yang didanai APBD 2021 dan dana pembantuan lainya di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Diakuinya, jika komisi yang membidangi pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, dan kesejahteraan sosial melakukan pengawasan di SMA Negeri II SBB.

”Kami bertemu Kepala Sekolah dan dewan guru. Hadir juga ketua komite SMA Negeri II SBB. Dalam pertemuan itu bagaimana upaya kita bersama dalam menguatkan dan menjaga pengelolaan penggunaan dana BOD sesuai prinsip penggunaan yaitu partisipasi, transparan dan akuntabel,” kata Hurasan, Selasa (15/3).

Mantan anggota DPRD Maluku Tengah ini mengaku, ada beberapa catatan yang didapatkan adalah informasi dana BOS belum di umumkan ke masyarakat melalui info sekolah dan baliho sekolah.

”Banyak guru-guru ditanya berapa jumlah dana BOS mereka tahun 2021 lalu, mereka tidak tahu. Begitu juga Ketua Komite sekolah tidak tahu berapa pasti dana BOS sekolah tahun 2021,” kesalnya.

Untuk itu, Komisi IV meminta agar ada keterlibatan komite dan dewan guru dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) secara bersama-sama untuk tahun 2022, sehingga sosialisasi perencanaan dan pelaksanaan sampai pertanggung jawaban secara transparan dan diketahui semua komponen sekolah.

”Pihak sekolah diminta untuk berkonsultasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, terkait penggunaan dana BOS yang hubungannya dengan pembayaran gaji bagi tenaga guru penugasan,” demikian Hurasan. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed