by

Holdingnisasi Perusahaan Asuransi & Penjaminan Milik Negara, HL: Langkah Tepat Kementerian BUMN

AMBON,MRNews.com,- Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Asuransi dan Penjaminan diharapkan menjadikan lahirnya satu perusahaan asuransi milik negara yang besar, lincah dan mampu bersaing, merupakan langkah tepat Kementerian BUMN.

“Kita tahu saat ini banyak perusahan asuransi asing masuk ke pasar asuransi di Indonesia secara agresif. Sehingga, jika perusahaan asuransi nasional baik itu perusahaan milik negara (BUMN) atau milik swasta nasional tidak siap, perusahan perusahan asuransi asing dapat saja menguasai pasar asuransi di tanah air,” tandas Hendrik Lewerissa (HL), Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Maluku.

Indonesia dengan jumlah penduduk sebanyak 270 juta jiwa ini kata Lewerissa, hanya menjadi pasar bagi produk barang dan jasa milik asing.

“Kita harus menjadi tuan di negeri sendiri,” tegasnya dalam kegiatan Sosialisasi Peran Indonesia Financial Group (IFG) dan anak perusahaan dalam menyediakan Produk Asuransi dan penjaminan bagi masyarakat di Manise Hotel Ambon, Jumat (10/9/21).

Ditegaskan Lewerissa, mestinya penyatuan BUMN yang ekosistim bisnisnya sama sudah harus disatukan sejak dahulu karena ironis juga jika diamati, persaingan bisnis sesama BUMN di sekmen pasar yang sama.

“Bukannya saling menopang dalam satu hubungan yang sinergis, malah saling bersaing dengan segala cara. Akhirnya, pihak swasta yang mengambil keuntungan,” terang legislator asal Partai Gerindra.

Manfaat yang didapat dari holding, sebut Lewerissa, salah satunya juga adalah untuk meningkatkan standard hidup masyarakat dengan memperlebar lapangan kerja dan menawarkan produk asuransi yang terjangkau oleh masyarakat.

“Holding BUMN perasuransian dan penjaminan dimaksudkan juga untuk menciptakan BUMN yang mandiri dan mampu bersinergi diantara sesama mereka serta meningkatkan kontribusi bagi negara dalam bentuk pajak dan dividen,” ungkap Ketua DPD Gerindra Provinsi Maluku itu.

Diketahui, semua perusahaan asuransi dan penjaminan milik negara dihimpun dalam satu Group Holding yang bernama Indonesis Finance Group (IFG).

Anak-anak perusahaan IFG adalah Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Asuransi Jasa Raharja, Asuransi Kredit Indonesia (ASKRINDO), Jaminan Kredit Indonesia (JAMKRINDO), Jasa Raharja Putera dan Asuransi Jiwa IFG Life. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed