by

Hasil Negatif Antigen atau PCR, Syarat Ikut Tes SKB-SKD CPNS

AMBON,MRNews.com,- Salah satu syarat mengikuti seleksi lanjutan CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru tahun 2021 yang akan dilakukan dalam waktu dekat, ialah peserta tes harus memiliki hasil tes Swab PCR atau Antigen negatif.

Syarat itu sesuai surat edaran (SE) Badan Kepegawian Negara (BKN) nomor 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021 yang telah beredar luas.

Terkait syarat seleksi itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM) kota Ambon Benny Selanno mengaku, pihaknya akan mengikuti seluruh aturan yang diturunkan pemerintah pusat (Pempus).

“Kalau panitia seleksi nasional (Panselnas) sudah putuskan seperti itu, panitia seleksi provinsi dan kota tentunya akan mengikuti,” kata Benny kepada awak media di Balaikota Ambon, Kamis (26/8).

Benny meminta hal itu dimaknai positif demi menjaga setiap peserta agar tidak terjadi penularan Covid-19. Sebab itu aturan tersebut tetap akan dijalankan.

Mengingat pula, jumlah peserta dalam satu ruangan tes sebanyak 50 orang, sehingga patut diantisipasi dini dengan peserta tes harus kantongi hasi Swab PCR atau Antigen negatif.

“Sesuai kebijakan dan pertimbangan, satu ruangan tes itu maksiml 50 orang. Olehnya, demi menjaga penularan penyebaran covid-19, perlu dievaluasi dan kita pasti mengikuti,” ungkapnya.

Terkait kapan waktu pastinya test SKD dan SKB digelar dan berapa jumlah peserta yang lolos untuk mengikuti tes lanjutan itu, dirinya belum tahu karena masih menunggu pemberitahuan pusat.

“Itu yang saya bilang, kita masih menunggu perpanjangan waktu verifikasi supaya semua jalan baik-baik termasuk dengan pengumuman tanggal testnya,” demikian Selanno.

Diketahui, dalam edaran BKN itu tercantum persyaratan SKD-SKB sebagai berikut; pertama, melakukan Swab test RT-PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau Rapid Antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi CASN tahun 2021.

Kedua, menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan ditambah masker kain dibagian luar (double masker). Ketiga, jaga jarak (physical distancing) minimal 1 (satu) meter. Keempat, cuci tangan dengan sabun/handsanitizer.

Kelima, ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen dari kapasitas normal ruangan tempat pelaksanaan seleksi CASN yang akan dilakukan. Keenam, khusus bagi peserta seleksi CASN tahun 2021 di Jawa, Madura, dan Bali wajib sudah divaksin dosis pertama. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed