
AMBON,MRNews.com.- Gubernur Maluku Murad Ismail meresmikan Masjid Ismail Murad dan pelepasan Jemaah Haji Provinsi Maluku tahun 1444 H-2023 M . Dengan begitu Masjid yang dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp 5 Milyar resmi digunakan oleh jemaah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku yang juga selaku Kepala Badan Pengelola Asrama Haji Provinsi Maluku, H. Yamin, menjelaskan jika pembangunan masjid dilakukan selama lebih dari 1 tahun dengan didukung oleh dana hibah pemerintah Provinsi Maluku sebesar Rp 1,5 M.
“Pembangunan Masjid Ismail Murad merupakan salah satu syarat Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku yang telah diusulkan oleh Gubernur Maluku berdasarkan Surat Permohonan Nomor 451.13/946 tanggal 11 Maret 2020 tentang Usul Penetapan Embarkasi Haji antara Provinsi Maluku, dan Rekomendasi Gubernur Maluku Nomor 451.13-49 Tahun 2020, tentang Pembentukan Unit Pelaksana Tugas (UPT) Asrama Haji Provinsi Maluku, selain itu juga guna membantu Jemaah haji Provinsi Maluku dalam proses beribadah.
Dijelaskannya jika dengan Tagline 2023 ‘Pelayanan Jemaah Haji Ramah Lansia’, maka dibutuhkan pembangunan masjid yang representatif dengan daya tampung sekitar 450 jemaah . Mengingat sejak tahun 1991 asrama haji tidak memiliki masjid, sehingga jemaah harus sholat di masjid-masjid tetangga. Disisi lain sebagai persyaratan atas disetujuinya Embarkasi Haji Antara oleh Gubernur, yang salah satu komponen persyaratannya ialah pembangunan masjid yang representatif.
“Penyelenggaraan haji tahun ini dengan tagline Haji Ramah Lansia sehingga ada tekad untuk melakukan perlindungan terhadap seluruh jemaah haji di tahun 2023” tegasnya.
Untuk keberangkatan jemaah haji Provinsi Maluku melalui embarkasi Makasar sebanyak 1125 orang jemaah haji dengan rincian jumlah jemaah haji laki-laki sebanyak 458 sedangkan jumlah jemaah haji perempuan sebangak 667 jemaah.
” Untuk tahun 2023 Maluku mempunyai jemaah haji tertua asal kabupaten Maluku Tengah atas nama bapak Abdullah Semarang usia 98 tahun yang termasuk kloter 34 . Sedangkan jemaah haji termuda dari Kabupaten Aru dengan usia 20 tahun ” urai Yamin.
Sementara untuk semua dokumen calon jemaah haji telah dinyatakan lengkap sehingga siap untuk diberangkatkan .
” Perlu diketahui bahwa ada calon jemaah haji yang telah meninggal sebelum keberangkatan. Karena itu telah diusulkan supaya ada pengganti dari ahli waris dan sementara dalam proses. Diharapkan tidak ada kendala dan berjalan dengan terbaik” tutup Yamin.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail menyambut baik peresmian pembangunan masjid sebagai salah satu persyaratan Embarkasi Haji Antara.
Dirinya terharu karena pembangunan masjid bisa terlaksana dalam kurun waktu satu tahun. Sehingga bisa digunakan oleh semua jemaah.
” Kita berharap pembangunan Masjid Ismail Murad ini dapat bermanfaat bagi seluruh jemaah” tutupnya. (MR-01)









Comment