by

GSKI Maluku Gelar Sekolah Kader Bagi Siswa SMA/SMK di KKT

Saumlaki,MRNews.com,- DPD Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) Wilayah Maluku menggelar sekolah kader bagi siswa-siswi SMA/SMK di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) beberapa hari lalu di Balai Pembinaan Umat (BPU) Sejahtera Saumlaki.

Sekolah Kader ini bertujuan untuk mempersiapkan pelajar Kristen sebagai pemimpin yang memiliki karakter serta jiwa Kekristenan dan nasionalis yang menjunjung tinggi serta mampu mengaksentuasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua DPD GSKI Maluku, Hengky R. Pelata, katakan, GSKI di Maluku dan KKT terus memberi kontribusi pikir terhadap arah dan kebijakan pemerintah guna terwujudnya perdamaian, kesejahteraan, keadilan dan kebenaran, keutuhan ciptaan dan demokrasi di Indonesia berdasarkan kasih.

“GSKI hadir untuk menggerakan pendidikan di Maluku dan teristimewa KKT dengan kontribusi nyata melalui kegiatan Sekolah Kader yang mengusung tema “Generasi Milenial Tanimbar Cerdas dan Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045,” jelas legislator Maluku dapil KKT-MBD itu.

Hal ini sambungnya, diharapkan dapat memberi dampak positif serta meningkatkan semangat bersama untuk melahirkan generasi Tanimbar yang unggul, cerdas dan berkarakter, semangat adaptif dan tangguh dalam menghadapi perubahan zaman yang kian dinamis.

“GSKI dalam pergerakannya tidak dapat berjalan sendiri, GSKI juga membutuhkan kolaborasi dan peran aktif pemerintah daerah, DPRD, institusi pendidikan termasuk Gereja dan masyarakat untuk dapat memberi ruang, mendampingi dan memberdayakan generasi muda disetiap segi,” bebernya.

Untuk menciptakan generasi milenial KKT yang unggul, cerdas dan berkarakter memerlukan keteguhan hati, komitmen dan rela berkorban. Sehingga generasi ini kelak tidak menjadi penonton didaerahnya sendiri terutama menghadapi proyek strategis nasional yaitu gas abadi Blok Masela yang kini didepan mata.

Lanjut dia, GSKI dalam prosesnya akan terus belajar dan berkarya dengan memaknai dirinya sebagai Gereja bagi orang lain atau Gereja sebagai pergumulan masyarakat dengan bersama-sama dalam nuansa tulus memperjuangkan masa depan yang lebih baik dan berkeadilan.

“Perjuangan ini tidak mudah. Diperlukan sinergitas dan pendampingan dalam mengelola pendidikan yang berpusat pada peserta didik sehingga bisa mendapatkan generasi cerdas dan berkarakter sebagai pemimpin masa depan lebih baik.” tandas Pelata.

Sejak diluncurkannya kurikulum merdeka belajar oleh Kemdikbudristek-Dikti, maka diperlukan kolaborasi, kreatif dan inisiatif. GSKI pun siap mencapai visi itu dengan melakukan terobosan yang diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk bergerak bersama-sama memperjuangkan generasi cerdas, berkarakter serta siap menjadi pemimpin masa depan.

Senada dengan Pelata, Ketua DPC GSKI KKT, Phelipus Masela sebagai tuan rumah penyelenggara Sekolah Kader mengaku, Kurikulum Merdeka Belajar menekankan pada kegiatan Intrakurikuler dan project penguatan profil pelajar Pancasila yaitu pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan lingkungan sekitar untuk menguatkan kompetensi yang dimiliki.

“Projek penguatan ini dapat mengispirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi lingkungan sekitarnya termasuk di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujar Masela yang juga Kepala SMA Negeri 2 KKT.

GSKI selaku mitra pemerintah menurutnya, telah, sedang dan akan melakukan terobosan-terobosan untuk memfasilitasi, membina, mendorong dan memotivsi peserta didik untuk berkreasi, berinovasi, maju dan bertumbuh, salah satunya lewat
Sekolah Kader ini.

“Diharapkan sekolah kader ini dapat melahirkan generasi Tanimbar yang unggul, cerdas dan berkarakter, semangat adaptif dan tangguh, miliki kemampuan intelektual, emosional dan spiritual dalam menghadapi perubahan zaman yang kian dinamis, mengglobal dan era revolusi industri 4.0 menuju era 5.0,” harapnya.

Sementara ketua tim teknis Sekolah Kader, J. P. de Lima menambahkan, dalam Sekolah Kader ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara GSKI dan pemerintah sebagai bentuk keseriusan dalam memajukan pendidikan di Kabupaten bertajuk Duan Lolat tersebut.

Setelah itu ada momentum untuk peserta Sekolah Kader dapat berjumpa dengan tokoh-tokoh penting di Kepulauan Tanimbar secara langsung di ruang kerja atau institusinya masing-masing.

“Kegiatan ini dilakukan guna memberi pelajaran sekaligus pengalaman belajar secara langsung tentang lingkungan kerja dari masing-masing tokoh serta mendapat motivasi tentang pengalaman hidup dan kisah sukses dari para tokoh,” sebutnya.

Diketahui, Sekolah Kader hadirkan sejumlah narasumber diantaranya Anggota DPR RI dapil Maluku Hendrik Lewerissa, Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar, Sekretaris Dinas Pendidikan Maluku, Husen, Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Hengky R. Pelata dan Ketua MPK GPM Tanimbar Selatan, Pdt. H. R. Tupan.

Sekolah Kader dibuka Pj. Bupati Kepulauan Tanimbar yang diwakili Asisten I, dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan KKT, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Maluku di Saumlaki, Forkopimda KKT, perwakilan Kampus Lelemuku Saumlaki, Kepala SMA/SMK dan guru pendamping lingkup Kota Saumlaki. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed