by

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembentukan Pansus RSUD dr Haulussy-Ambon

AMBON, MRNews,com.- Tampil sebagai garda terdepan dalam menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku.

Tenaga kesehatan (nakes) belum diperhatikan secara maksimal padahal nakes bekerja tanpa mengenal waktu terutama pada Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) dr Haulussy-Ambon.

Ironisnya hingga awal bulan Agustus 2021 hak Nakes berupa insentif dari bulan Januari hingga Juli 2021 belum juga terbayarkan. Jika dibandingkan dengan RSUD dr Ishak Umarela – Tulehu yang sudah membayar insentif tenaga medis hingga bulan April 2021 .

Lambannya pembayaran hak nakes berujung pada lemahnya kinerja sistim managemen rumah sakit daerah dibawah kepemimpin dr Justini Pawa.

Padahal, mestinya Kinerja rumah sakit milik pemerintah daerah Maluku ini mesti menjadi panutan bagi rumah sakit lain.

Sayangnya, dari pergantian direktur ke direktur hak nakes masih saja bermasalah dalam hal pembayaran dan terus mengalami keterlambatan.

Seperti diketahui, Plt Direktur RSUD dr Haulussy, dr Justini Pawa diberi warning saat rapat mitra beberapa waktu lalu di ruang Paripurna DPRD Maluku bersama tim I Penanganan Covid 19 DPRD Maluku agar bisa membayar insentif Nakes paling lambat tepat tanggal 17 Agustus bertepatan dengan HUT Republik Indonesia.

“Karena itu, ibu sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Mega agar bisa berkoordinasi dengan pihak RSUD dr Haulussy agar hak nakes dibayarkan paling lambat tanggal 17 Agustus bertepatan dengan HUT Republik Indonesia” ujar Sairdekut .

Lambannya pembayaran insentif Nakes membuat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Maluku dibawah komando Benhur Watubun mendorong pembentukan Pansus untuk menyelesaikan masalah hak-hak tenaga kesehatan Nakes yang belum di selesaikan.

” Kami berkomitmen untuk terus berjuang hingga masalah insentif tenaga medis ini terselesaikan. Karena itu, pembentukan Pansus perlu dilakukan agar masalah hak nakes bisa terbayarkan termasuk insentif dan jasa ” tegas Watubun saat membacakan kata akhir fraksi Partai PDI Perjuangan, Jumat (6/8).

Diharapkan dorongan ini menjadi perhatian direktur RSUD dr Haulussy dan stafnya agar segera merealisasi insentif Nakes. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed