by

Forkot Namlea Minta Disdikbud Provinsi Maluku Evaluasi Kepsek SMK 8 Buru

AMBON,MRNews.com.-. Dugaan adanya pungutan liar pada SMK 8 Waperang-Kabupaten Pulau Buru bagi siswa saat penerimaan laporan pendidikan beberapa waktu lalu dikritisi Forum Kota (Forkot) Namlea dengan mendatangi kantor Kacab Dinas Pendidikan Provinsi Kabupaten Buru, Selasa (11/1).

Saat melakukan aksi demonstrasi damai M. Tisar Fokaaya dalam orasinya meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku dapat mengevaluasi kinerja kepala sekolah SMK 8.

Sesuai surat penyataan sikap Forkot Namlea menyayangkan adanya dugaan pungutan liar bagi siswa. Padahal sesuai ketentuan kebutuhan siswa dapat mempergunakan dana BOS.

Karena itu Forkot Namlea menuntut agar Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Maluku segera memanggil kepala sekolah untuk dimintai penjelasan.

Hal ini membuktikan lemahnya pengawasan Kacab Dinas Pendidikan Provinsi Kabupaten Buru serta mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku untuk mencopot kepala sekolah SMK 8 dari jabatannya.

Sayangnya kepala sekolah SMK 8 sulit untuk dimintai konfirmasi. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed