by

Dua Bulan Patroli di Hutan Haruku, Senpi, Amunisi & Bom Rakitan Ditemukan

AMBON,MRNews.com,- Aparat keamanan gencar melakukan patroli dan razia selama dua bulan hingga saat ini pasca bentrok antar warga pecah di Pulau Haruku, 26 Januari 2022 lalu.

Hasilnya, ditemukan sejumlah senjata api (Senpi), amunisi dan bahan peledak di kawasan hutan Pulau Haruku, sejak 13 Februari 2022 dan menemukan 1 pucuk Senpi rakitan.

Kemudian 1 pucuk Senpi SKS organik dan 1 pucuk Senpi laras panjang rakitan, 34 butir amunisi, terdiri dari 12 butir kaliber 5,56, 22 butir kaliber 7,62, dan 8 bom rakitan kemasan botol.

“Sejumlah benda berbahaya tersebut ditemukan dalam bulan Maret 2022,” tandas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat kepada awak media di Mapolda Maluku, Kamis (31/3).

Senpi, amunisi dan bahan peledak tersebut menurut Ohoirat, ditemukan saat pihaknya melakukan patroli dan razia di dalam kawasan hutan Pulau Haruku.

“Patroli dan razia sudah kita lakukan selama ini sejak bentrok antar warga terjadi di Pulau Haruku. Kita temukan beberapa bahan peledak dan senjata api. Dan hasilnya akan kami lakukan pengembangan,” kata Rum.

Juru bicara Polda Maluku ini mengaku, dari Barang Bukti (BB) yang ditemukan menandakan bahwa senjata api masih beredar di masyarakat.

“Polda Maluku menghimbau masyarakat yang masih menguasai senjata berbahaya tersebut untuk diserahkan secara sukarela,” harapnya.

Pihaknya tambah Rum, tidak akan lakukan proses hukum jika masyarakat menyerahkan senpi dan bahan peledak secara sukarela.

“Sebaliknya jika tidak diserahkan dan saat kami razia kemudian menemukannya, maka pemiliknya akan kami tindak secara hukum yang berlaku,” pungkas mantan Kapolres Maluku Tenggara itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed