by

Di Puskesmas Setop Sementara, Pemkot Fokus Layani Vaksinasi Malam Selama Ramadhan

AMBON,MRNews.com,- Pelayanan vaksinasi di seluruh Puskesmas di Kota Ambon dihentikan sementara selama bulan suci Ramadhan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kini fokus layani vaksinasi massal malam hari di Tribun Lapangan Merdeka.

“Selama bulan Ramdhan kita fokus di Lapangan Merdeka, karena vaksinasi di Puskesmas saat ini tidak banyak warga yang datang, sehingga tidak mencukupi untuk dibuka 1 vial Vaksin,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy.

Vaksinasi malam hari yang dilakukan Pemkot Ambon itu kata Pelupessy, dilayani dua tim dan berjalan dari pukul 19.00 – 21.00 WIT untuk pendaftaran, dan akan dilayani hingga selesai.

“Layanan vaksinasi malam hari dibuka selama bulan sebagai langkah jemput bola, bagi warga yang ingin divaksin tetapi khawatir berpengaruh pada kondisi tubuh saat sedang berpuasa,” terangnya kepada media ini di Ambon via seluler, Rabu (13/4).

Selama dua hari sambungnya, antusiasme warga kota Ambon untuk mengikuti vaksinasi malam hari, cukup tinggi. Bisa dilihat pada hari pertama, Senin (11/4) malam, tercatat ada 192 orang divaksinasi.

“Yang mengikuti vaksinasi untuk malam hari pertama dibuka ada 192 orang sedangkan pagi 369 orang, sehingga total yang divaksin hari pertama berjumlah 561 orang,” ujarnya.

Sedangkan hari kedua tambahnya, kurang lebih 196 orang vaksin di malam hari. Sementara di pagi harinya, 300-an lebih warga yang divaksinasi.

“Jika kalkulasi dua hari saja untuk vaksin malam hari di angka mencapai 400 orang. Ditambah vaksin pagi-siang, maka mencapai 1000 lebih orang vaksin,” bebernya.

Dirinya berharap, pelayanan vaksinasi malam hari akan dimanfaatkan warga Kota sehingga capaian vaksin terus meningkat.
Dimana hingga saat persentasi vaksin dosis pertama telah mencapai angka 99,72 persen.

“Untuk sosis kedua 67 persen, dan vaksin Booster (dosis ketiga) 7,74 persen. Dan untuk Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun, dosis pertama 75,11 persen, dan dosis kedua 47,57 persen,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed