by

Delapan Fraksi DPRD Maluku Terima LPJ Gubernur 2020 Disertai Catatan Kritis

AMBON,MRNews, com.-. Sebanyak Delapan Fraksi di DPRD Maluku menerima Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Maluku tahun anggaran 2020 dengan sejumlah catatan kritis .

Gadis Umasugi dari Fraksi Golkar dalam membacakan kata akhir fraksi mengkrtisi berbagai kebijakan Gubernur dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 jika dibandingkan dengan kebijakan kepala daerah lain yang dinilai lebih berhasil ketimbang Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Ditegaskan pula, sampai saat ini, Gubernur Maluku, Murad Ismail tidak menempati rumah dinas padahal biaya pemeliharaan yang dikeluarkan cukup besar .

Fraksi Keadilan Sejahtera (PKS) yang dibacakan Fausan Alkatiry juga mengkritisi adanya 16 temuan pada OPD hasil audit BPK sehingga perlu disikapi dengan baik.

Fraksi PKS juga mengharapkan agar pemerintah daerah bisa mendorong sektor unggulan agar bisa meningkatkan pendapatan daerah.

Kata akhir fraksi Partai Hanura yang dibacakan Julius Patipeuluhu mengapresiasi kinerja pemerintah daerah yang meraih predikat opini WTP sesuai hasil penilaian BPK RI.

Hanura juga menyarankan pemerintah daerah untuk mendorong kerja UMKM dalam pengembangan usaha .

“Perlunya perhatian serius pemerintah daerah kabupaten/kota dalam usaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku,” pinta Julius.

Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan Halimun Saulatu memberikan kritik agar pemerintah daerah meningkatkan sektor lain semisal retribusi dalam mendongkrak pendapatan asli daerah.

Pemerintah daerah dinilai lemah atas 16 temuan BPK agar diperhatikan dengan baik.

Alokasi anggaran belanja daerah agar memperhatikan sektor belanja kesehatan disaat Pandemi Covid-19 sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Fraksi Partai Pembangunan Bangsa yang dibacakan Ruslan Hurasan memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah atas pencapaian pembangunan yang berkelanjutan di Maluku .

Pemerintah daerah diharapkan dapat mengelola potensi daerah secara maksimal . Sehingga pemerintah daerah diminta optimal dalam mengelola potensi daerah.

Kata akhir Fraksi Perindo Amanat Berkarya yang dibacakan Yance Wenno mengkritisi kebijakan pemerintah daerah yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.

Pemerintah Provinsi Maluku dinilai belum bisa meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam menuntaskan angka kemiskinan di Maluku.

Kata akhir fraksi Partai Gerindra yang dibacakan Hatta Hehanussa juga mengharapkan pemerintah daerah fokus dalam penganggaran terhadap penanggulangan bencana alam.

Perlunya keseriusan dalam membayar hak nakes sehingga tidak lagi adanya tunggakan.

“Jika pada 17 Agustus nanti, hal nakes pada RSUD dr Haulussy belum juga dibayarkan maka fraksi meminta kepada Gubernur Maluku untuk mengevaluasi kinerja Plt direktur RSUD dr Haulussy,” tandasnya.

Fraksi PDI Perjuangan yang diberi kesempatan terakhir dibacakan Ketua Fraksi, Benhur Watubun memberikan apresiasi kepada kinerja pemerintah daerah disaat Pandemi Covid-19 untuk membiasakan kegiatan dengan menerapkan 5M.

Laju pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu tolak ukur peningkatan ekonomi. Pembahasan dan penilaian APBD tahun 2020 dilanda Pandemi Covid-19 namun Maluku diberi opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Karena itu, fraksi Partai PDI Perjuangan memberi apresiasi terhadap kerja keras pemerintah daerah.

Fraksi PDIP juga memberikan apresiasi agar mengoptimalkan pinjaman dana SMI dengan memberi catatan agar di tahun 2022 anggaran SMI dapat memperhatikan daerah semisal SBT maupun MBD agar masyarakat dapat menikmati pembangunan yang ditujukan bagi kepentingan masyarakat.

Saat Pandemi Covid-19 Fraksi memberikan perhatian penuh terhadap penggunaan anggaran yang ditujukan dalam penanganan Covid-19 mesti dievaluasi oleh semua dinas .

Belum terbayarkan hak nakes pada RSUD dr Haulussy agar segera dibayarkan tepat tanggal 17 Agustus 2021.

Fraksi PDIP juga memberikan dukungan agar membentuk Pansus RSUD dr Haulussy-Ambon. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed