– – Industri film horor Indonesia kembali memperkaya daftar film-film menyeramkan dengan hadirnya film terbaru berjudul ASRAMA PUTRI. Dalam film ini, dua aktor utama, Dea Annisa dan Samuel Rizal, berbagi pengalaman mereka selama proses syuting. Film yang diproduksi oleh rumah produksi Purasadhana ini menawarkan ketegangan kepada penontonnya melalui karakter-karakter yang memiliki latar belakang yang kuat.
Dea Annisa dipercaya untuk memerankan karakter bernama Gwen. Sebagai salah satu tokoh utama, Dea harus memasuki karakter seorang mahasiswa yang penuh rasa ingin tahu tentang misteri yang mengelilingi tempat tinggalnya. Karakter Gwen ini menjadi jembatan bagi penonton untuk mengungkap berbagai kejanggalan yang terjadi di dalam asrama tersebut.
“Saya berperan sebagai seorang mahasiswa yang mencari tahu sebenarnya apa yang terjadi di asrama ini? Ada apa di sana? Kenapa begitu banyak gangguan?” ungkap Dea Annisa di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/2/2026).
Baca juga berita terbaru lainnya di Liputan6.com
1. Tantangan Dea Annisa
Tidak hanya harus memahami karakternya, Dea Annisa juga menghadapi berbagai tantangan selama proses produksi. Ia mengungkap bahwa adegan-adegan dalam film horor ini membutuhkan fisik dan emosi yang besar.
Dea merasa didukung oleh seluruh tim dan rekan sesama pemain yang merupakan faktor kunci keberhasilan proses syuting yang cukup berat tersebut.
“Kesulitannya banyak dalam film ini, banyak adegan yang sangat sulit untuk dijalani sebenarnya,” katanya.
2. Samuel Rizal juga Alami Kesulitan
Di sisi lain, aktor senior Samuel Rizal juga memberikan warna tersendiri dalam film ini dengan perannya sebagai Lazuardi. Samuel menjelaskan bahwa karakternya akan menggerakkan emosi penonton dari awal hingga akhir cerita. Ia harus memerankan karakter yang penuh misteri sehingga penonton akan terus menebak-ngebak hingga akhir cerita film.
“Jadi, karakter Lazuardi ini akan membawa penonton dari awal hingga tiga perempat cerita dengan emosi yang berubah-ubah,” ujar Samuel Rizal.
“Pada intinya, film ini menceritakan kejadian aneh yang benar-benar dialami oleh mahasiswi di sana. Kami mengangkat aspek mistis dan isu sosial yang relevan dengan kehidupan asrama,” tambah Dea Annisa.
Film Asrama Putri yang diproduksi oleh Puras Production dan disutradarai oleh Wisnu Kuncoro ini akan mulai tayang pada 19 Februari 2026 di seluruh bioskop di Indonesia. Selain Dea Annisa dan Samuel Rizal, film ini juga dibintangi oleh Mawar Butterfly, Monique Henry, Nadya Ulya sebagai Loly, dan Surya Rangga.
Artikel serupa :
- ASRAMA PUTRI 2026: Sinopsis, Pemeran, Fakta Menarik
- Poster & Trailer Resmi ‘PEMBANTAIAN DUKUN SANTET’ oleh Pichouse Films
- Horor Kisah REGO NYOWO: Kota Malang Teror Menyeramkan
- Produser ‘MERAH PUTIH ONE FOR ALL’ Bongkar Proses Kreatif: Dituding Beli Karakter
- Sena Sukarya Bongkar Emosi di Balik Riasan ‘Mencari Semar’: Rahasia Teater Koma Terungkap!

Sebagai jurnalis televisi yang telah berkarier selama lebih dari delapan tahun,
Rizky Aditya dikenal karena kepiawaiannya dalam menyajikan laporan
langsung dan investigasi mendalam.






