AMBON,MRNews.com,- Badan Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI dan TNI berkolaborasi dalam melakukan percepatan penurunan stunting di Indonesia.
Kolaborasi itu terjadi lewat ditekennya memorandum of understanding (MoU) konvergensi dalam percepatan penurunan stunting antara Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Hetty Andika Perkasa, disaksikan Panglima TNI, Senin (8/8/22).
Tak hanya sekadar penandatanganan MOU, namun juga digelar sosialisasi menu sehat untuk cegah stunting dengan demo masak dan pembagian buku menu.
Dalam acara yang terpusat di Puri Ardhya Garini Jakarta ini mengundang mantan Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarno Putri sebagai pembicara kunci.
Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa didampingi Ketua Persit KCK PD XVI/Pattimura, Ny. Indah Ruruh A. Setyawibawa mengikuti kegiatan tersebut lewat video conference (Vicon) di ruang Puskodalopsdam XVI/Pattimura.
Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo mengatakan Megawati Soekarno Putri merupakan penggagas buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’.
“Peran TNI/Polri dan tokoh masyarakat berperan sentral. BKKBN berkolaborasi dengan TNI/Polri sangat strategis dalam rangka percepatan penurunan stunting,” ucap Hasto.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, pihaknya siap untuk mendistribusikan buku yang digagas Megawati tersebut.
“Kami akan berkoordinasi dan mintakan versi e-booknya supaya sharing ke seluruh satuan bawah sampai masyarakat. Kita bisa tinggal share melalui WhatsApp atau media sosial lainnya. Jadi kami siap mendukung Ibu,” katanya.
Saat momen tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ketua Umum Bhayangkari sebagai Bunda Asuh anak stunting oleh Kepala BKKBN RI.
Vicon diikuti 960 persit di seluruh jajaran Kodam XVI/Pattimura dan Kepala BKKBN Maluku, Charles Brabar.
Setiap Kodam mengemban tanggungjawab dalam percepatan penurunan stunting bagi anak- anak stunting di wilayahnya masing- masing. (MR-02)











Comment