by

Besok, THR & TPP Pegawai Pemkot Ambon Dituntaskan

AMBON,MRNews.com,- Harapan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2022 sebelum masuki cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1 Syawal 1442/Hijriah bakal terwujud, Kamis (28/4) besok.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse saat dihubungi media ini mengaku, dirinya telah perintahkan Kepala BPKAD untuk segera tuntaskan pembayaran THR dan TPP bagi pegawai Pemkot Ambon.

“Sudah saya instruksikan untuk selesaikan semua hak pegawai sebelum cuti bersama Idul Fitri hari Jumat, 29 April 2022. Maka tidak ada masalah lagi. Ini agar para pegawai kita yang beragama Islam bisa rayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan tenang dan bahagia,” akui Ririmasse.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Apries Gaspersz telah memastikan besok biaya THR bagi aparatur negara di Pemkot Ambon yang tersisa akan dituntaskan.

“Untuk yang pegawai Muslim, THR sudah dapat semuanya. Besok paling terlambat malam sisanya diberikan, itu untuk pegawai yang Kristen dan agama lain,” tandas Gaspersz kepada media ini di Balaikota, Rabu (27/4).

Menurutnya, THR sesuai aturan yang diturunkan pemerintah pusat (Pempus) dalam hal ini Menterian Keuangan (Menkeu) hanya diberikan satu kali untuk semua pegawai. Artinya tidak akan lagi didapat pada bulan Desember atau saat Natal.

“THR ini tidak akan lagi diberikan kepada pegawai Kristen yang Natalan di Desember. Karena hanya satu kali saja, bersamaan dengan Idul Fitri ini untuk semua,” terangnya.

Disinggung soal berapa besar APBD Kota Ambon yang digelontorkan untuk membayar THR pegawai tahun ini, Gaspersz mengaku jumlahnya Rp 21 Miliar. “Total yang dibayarkan Rp 21 Miliar,” jelasnya.

Selain THR, hak pegawai lainnya berupa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Maret 2022 pun dipastikan bakal didapat besok.

“TPP untuk pegawai besok saya tanda tangan SP2D dan siap dibayar sebelum cuti bersama 29 April. TPP terima tunai, tidak ditransfer ke rekening,” beber Gaspersz.

TPP tambahnya, dibayar sesuai hasil penilaian kinerja dan pelayanan publik yang dilakukan pegawai tiap OPD bulan berjalan oleh pimpinan OPD.

“Intinya sebelum masuki cuti bersama, semua hak pegawai sudah dibayar. Sehingga tidak ada masalah lagi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed