AMBON,MRNews.com,- Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU Margareth Aliyatul Maimunah akan melantik Pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Maluku periode 2021-2026 pimpinan Habiba Pellu dan Hilda Rolobessy di Swiss-Belhotel Ambon, Rabu (3/8) besok.
Bertepatan dengan momen itu, akan dibuka pula rapat kerja (Raker) Fatayat NU Maluku sekaligus Fatayat NU mendeklarasikan dukungan kepada Wakil Ketua DPR-RI yang juga Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (MI) sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.
Koordinator deklarasi Fatayat NU untuk Cak Imin 2024, Susy Sanaky katakan, sebagai organisasi perempuannya NU mendukung Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar karena Cak Imin bagian dari NU yang memiliki rekam jejak panjang dan terukur di kancah politik nasional.
“Siapapun nanti yang akan jadi wakilnya, kita tetap mendoakan beliau (Cak Imin) menjadi Presiden RI 2024. Beliau lahir dari keluarga NU dan selalu menjaga nama baik NU maka tidak salah Fatayat NU memberi dukungan ke beliau,” tandasnya di Swiss-Belhotel Ambon, Selasa (2/8).
Dengan dukungan perempuan NU di Maluku yang memiliki anggota ribuan, tersebar di 9 Kabupaten/Kota, pihaknya kata Sanaky, yakin dukungan ke Cak Imin tidak akan sia-sia bersama siapapun Cawapresnya, Maluku akan memberi sumbangsih kemenangan.
Sementara, Ketua Fatayat NU Maluku Habiba Pellu katakan, momen pelantikan dan Raker mengusung tema sentral “Bangkit bersama, Berdaya bersama”. Maksudnya agar bagaimana perempuan NU bangkit dan berdaya secara mandiri dalam semua bidang.
“Kita bersama 9 cabang akan juga godok program kerja kedepan yang selaras dengan 7 bidang di Fatayat NU. Baik kesehatan, lingkungan dan sebagainya. Paling penting itu perempuan NU harus berinovasi dengan kemampuan yang dimiliki guna membantu pemerintah daerah keluar dari kemiskinan,” terangnya.
Fatayat NU bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder kata mantan anggota DPRD Maluku itu, amanah wajib dalam memajukan bangsa, negara dan daerah. Termasuk akan konsern melihat masalah stunting dan kekerasan terhadap perempuan, yang akan digodok di Raker.
“Kita sudah jalankan program tenaga kerja mandiri. Kita berdayakan perempuan NU di bidang peternakan, pertanian, menjahit. BLK Fatayat NU di Tial itu selalu kerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk melatih ibu-ibu penjahit. Baju pengurus yang dilantik besok ini spesial dijahit mereka,” kuncinya. (MR-02)











Comment