Panglima TNI Agus Subiyanto di Layar Lebar: ‘BELIEVE’ Drama Aksi Penuh Keberanian

Kisah Panglima TNI Agus Subiyanto Diangkat ke Layar Lebar, 'BELIEVE' Sajikan Drama Aksi Penuh Luka dan Keberanian

Agustus 13, 2025

Kisah Inspiratif dalam Film BELIEVE: Takdir, Mimpi, Keberanian

– Sebuah kisah personal yang mengharukan tentang perjalanan hidup Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akan segera diangkat ke layar lebar melalui film drama aksi yang berjudul BELIEVE: Takdir, Mimpi, Keberanian. Film yang disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana ini memberikan sudut pandang yang unik tentang kehidupan seorang prajurit, dengan fokus pada luka batin, perjuangan keluarga, dan penebusan harga diri. Rencananya, film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 Juli 2025.

Film ini mengambil setting Operasi Seroja di Timor Timur pada era 1970-an, namun tidak untuk menghakimi benar atau salahnya operasi militer tersebut. Sebaliknya, BELIEVE memilih pendekatan yang lebih humanis dengan menyoroti dampak perang dari sudut pandang sebuah keluarga prajurit biasa. Film ini mengisahkan bagaimana medan tempur tidak hanya meninggalkan jejak di medan perang, tetapi juga di ruang keluarga yang paling intim.

1. Tantangan Luar Biasa untuk Pemeran Utama

Agus, tokoh utama dalam film ini yang diperankan oleh Ajil Ditto, adalah seorang remaja yang tumbuh dalam keluarga prajurit. Ayahnya, Sersan Kepala Daddy, kembali dari tugas dengan luka fisik dan trauma batin yang dalam. Keadaan semakin rumit ketika ibunya meninggalkan mereka, membuat Agus harus menghadapi tekanan sosial dan kehidupan keluarga yang tidak utuh.

Perjalanan hidup Agus penuh dengan tantangan, mulai dari stigma sebagai anak kolong hingga keputusasaan setelah kehilangan ayahnya dalam kecelakaan motor. Namun, kejadian tragis tersebut menjadi titik balik bagi Agus untuk memilih menjadi seorang prajurit dan memulihkan nama baik keluarganya. Untuk memerankan karakter Agus, Ajil Ditto harus menjalani persiapan yang sangat intensif selama 45 hari, termasuk workshop akting, latihan koreografi pertarungan, dan latihan menembak menggunakan senjata asli.

BACA  Film Action Terbaik: Bikin Adrenalin Naik

2. Kolaborasi dengan TNI untuk Keakuratan dan Realisme

Proses pembuatan film ini tidak hanya melibatkan aktor dan sutradara, tetapi juga melibatkan kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai konsultan teknis. Hal ini dilakukan untuk memastikan keakuratan dan keotentikan visual dalam setiap adegan yang melibatkan militer. Mulai dari detail seragam loreng yang berbeda antar periode hingga penggunaan alutsista seperti helikopter dan kapal perang, semua diperhatikan dengan seksama.

Selain itu, film ini juga didukung oleh sejumlah aktor ternama seperti Marthino Lio, Maudy Koesnaedi, Adinda Thomas, Eduwart Manalu, Faqih Iqbal Sulaiman, dan Aditya Lakon. Mereka turut memeriahkan cerita yang mengangkat nilai-nilai keberanian, kesetiaan, dan pengorbanan dalam sebuah keluarga prajurit.

Artikel serupa :

Beri nilai postingan ini

Tinggalkan komentar

Share to...