<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mimbar Rakyat News</title>
	<atom:link href="/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mimbarrakyatnews.com</link>
	<description>Konsisten dan Elegan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2013 04:02:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.6.1</generator>
		<item>
		<title>Operasi Kancil 2013,80 Tersangka Berhasil Diringkus</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=914</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=914#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2013 04:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Medan-MRnews  Sebanyak 80 tersangka dari 65 kasus pencurian kendaraan Bermotor (Curanmor) berhasil diamankan Polresta Medan dan Polsek-Polsek Dijajaran Polresta Medan dalam Operasi Kancil Toba 2013 yang digelar sejak 12 hingga 26 September 2013.&#8221;Sebanyak 80 tersangka dari 65 kasus berhasil kita amankan dalam operasi Kancil 2013 ini,&#8221;ujar Kabag Ops Polresta Medan Kompol Sugeng Riyadi didampingi Kasat Reskrim [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Medan-MR<em>news</em>  <a href="/wp-content/uploads/2013/10/operasi-zebra.jpg"><img class="size-medium wp-image-915 alignright" alt="operasi-zebra" src="/wp-content/uploads/2013/10/operasi-zebra-300x201.jpg" width="300" height="201" /></a></strong>Sebanyak 80 tersangka dari 65 kasus pencurian kendaraan Bermotor (Curanmor) berhasil diamankan Polresta Medan dan Polsek-Polsek Dijajaran Polresta Medan dalam Operasi Kancil Toba 2013 yang digelar sejak 12 hingga 26 September 2013.&#8221;Sebanyak 80 tersangka dari 65 kasus berhasil kita amankan dalam operasi Kancil 2013 ini,&#8221;ujar Kabag Ops Polresta Medan Kompol Sugeng Riyadi didampingi Kasat Reskrim Kompol.J.Calvijn Simanjuntak,Senin (30/09) sore.</p>
<p>Selain mengamankan 80 tersangka petugas juga menyita barang bukti,61 unit sepeda motor,4 unit mobil,3 unit Beca Motor, 6 buah BPKB, 6 lembar STNK,1 buah gerenda,1 buah paku, 1 buah Martil,1 buah obeng,1 buah tang,2 buah kunci T dan uang tunai Rp 5 Juta.</p>
<p>Dijelaskan Sugeng,dalam Ops Kancil 2013 ini, Satuan Reskrim Polresta Medan terbanyak mengungkap kasus dengan 24 tersangka dari 21 Kasus, lalu Polsek Medan Barat 10Tersangka dari 7 Kasus,Polsek Percut Sei Tuan 9 tersangka dari 7 kasus, dan Polsek Sunggal dengan 9 tersangka dari 6 kasus.</p>
<p>Sedangkan Polsek Patumbak berhasil mengamankan 7 tersangka dari 5 kasus,Polsek Medan Baru 4 tersangka dari 4 kasus,Polsek Medan Kota 4 tersangka dari 3 kasus,Polsek Helvetia 3 tersangka dari 3 kasus, Polsek Deli Tua 3 tersangka dari 3 kasus,dan Polsek Medan Area dengan 3 tersangka dari 2 kasus serta Polsek Medan Timur dengan 2 tersangka dari 2 kasus. Sementara itu Polsek Pancur Batu dan Polsek Kutalimbaru masing-masing mengamankan 1 tersangka dari 1 kasus.&#8221;Pengungkapan terbesar dilakukan Sat Reskrim Polresta Medan, sedangkan yang terkecil adalah Polsek Kutalimbaru,&#8221;jelas Sugeng.</p>
<p>Ditambahkan Sugeng untuk kedepannya pihak Polresta Medan tetap mengedapankan pengungkapan kasus-kasus curanmor yang marak terjadi di Kota Medan.&#8221;Kita tetap melakukan berbagai tindakan untuk penekanan angka curanmor di Kota Medan,&#8221;tegasnya.</p>
<p>Sementara itu Kasat Res Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, selain mengamankan para tersangka pelaku curanmor, dalam Operasi yang merupakan perintah langsung dari Kapoldasu Irjen Pol Syarief Gunawan ini, pihak kepolisian juga melakukan pendalaman hingga ke Penadah barang hasil curian ini.<br />
&#8220;Kita tidak hanya melakukan penangkapan terhadap pelaku curanmornya saja, tetapi hingga ke tahap penadahnya,&#8221; jelas Calvijn.</p>
<p>Menurut Calvijn, untuk Sat Reskrim sendiri Ops kancil kali ini tidak hanya melibatkan Unit Ranmor Polresta Medan namun melibatkan Unit lainnya seperti Unit Jahtanras, Ekonomi dan Unit Tipiter.&#8221;Kita juga libatkan Unit yang lain, seperti Unit Jahtanras yang terbanyak melakukan pengungkapan untuk Sat Reskrim sendiri,&#8221;jelasnya.</p>
<p>Ditambahkan Calvijn, berdasarkan instruksi Kapolresta Medan, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung terhadap toko-toko onderdil yang banyak tersebar di Kota Medan seperti di Jalan Bintang Medan, dan Jalan Tritura Medan.&#8221;Kita juga akan lakukan pengecekan langsung ke tempat-tempat yang menjual spare part dipinggir jalan, jika memang merupakan penadah akan kita amankan, karena kita ketahui sekarang ini para pelaku curanmor banyak menjual barang curiannya dengan cara di &#8216;sate&#8217; yang merupakan kata sandi mereka,&#8221;tegasnya. <strong>(Donny)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=914</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejatisu Lamban Tangani Dugaan Korupsi di Pemprovsu</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=911</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=911#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2013 03:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=911</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN-MRnews  Dalam perkembangan penegakan hukum di Sumatera Utara masih jauh dari yang diharapkan. Kejatisu dinilai masih lamban dan terkesan tebang pilih dalam mengusut tuntas kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Sumatera Utara dan terindikasi menjamurnya jaksa-jaksa yang nakal di Sumut sehingga proses hukum tidak berjalan sesuai dengan prosedurnya. Sampai saat ini masih banyak Kasus-kasus dugaan korupsi [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN-MR<em>news  <a href="/wp-content/uploads/2013/10/download.jpg"><img class="size-full wp-image-912 alignright" alt="download" src="/wp-content/uploads/2013/10/download.jpg" width="259" height="194" /></a></em></strong>Dalam perkembangan penegakan hukum di Sumatera Utara masih jauh dari yang diharapkan. Kejatisu dinilai masih lamban dan terkesan tebang pilih dalam mengusut tuntas kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Sumatera Utara dan terindikasi menjamurnya jaksa-jaksa yang nakal di Sumut sehingga proses hukum tidak berjalan sesuai dengan prosedurnya.</p>
<p>Sampai saat ini masih banyak Kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Sumut dan terindikasi mengendap di Kejatisu. Seperti, kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran APBD di Dinas PSDA, penggunaan anggaran APBD-DIPA APBN di Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provsu, penggunaan anggaran APBD/APBN di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provsu serta penggunaan anggaran APBN/APBN/DAK dan BDB di Dinas PU, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) pada tahun 2012.</p>
<p>&#8220;Seperti dugaan penyimpangan yang terjadi di UPT Dinas PSDA provsu Kabupaten Labuhan Batu sumber APBD 2012 sebesar Rp 6.945.100.00 yang dibagi 10 aitem pekerjaan pengendalian banjir dan pengamanan sungai diantaranya di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, sungai kualuh di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, sungai Kanopan di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labura, sungai Ledong di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labura, Sunagi Aek Kota Batu Kecamatan Ne IX-X Kabupaten Labura, sungai Aek Natas di Kecamatan Aek Natas (paket I dan III) Kabupaten Labura, Sungai Aek Kuo (paket 1 dan 2) Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labura, Sungai Merbau (paket 1) di Kecamatan Merbau<br />
Kabupaten Labura serta Sungai Simangalam di Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura,&#8221; ungkap puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Demokrat Anti Korupsi (Gerdasi), yang dikoordinatori oleh Edy Simatupang sebagai koordinator aksi, baru-baru ini di depan Gedung Kejatisu.</p>
<p>Edy kepada wartawan,Senin (30/9) menegaskan,penyimpangan yang terjadi di 10 aitem pekerjaan pengendalian banjir dan pengamanan sungai tersebut,seperti di Sungai Kualuh, pembangunan beronjong telah terjadi penyimpangan manipulasi bahan material dari tanah keras diganti dengan tanah pasir.Akibatnya,tanggul tersebut baru saja siap dibangun sudah jebol persisnya Desember 2012 lalu sudah jebol diterjang arus banjir, dan dilanjutkan pekerjaan perbaikannya pada Juni 2013 baru-baru ini,namun ketahanan tanggul tersebut tidak menjamin kekokohannya karena menggunakan material pasir sungai.</p>
<p>Maka Kejatisu sudah pantas menyelidiki pekerjaan paket pengendalian banjir dan pengamanan sungai di Kualuh khususnya paket pekerjaan pembangunan bronjong dengan memanggil Kepala UPT PSDA Labuhan Batu, Ir Dinsa Sitompul selaku penanggungjawab pekerjaan tersebut.</p>
<p>Selain itu kata Edy, masa pada saat itu juga minta Kejatisu mengusut penggunaan anggaran APBD-DIPA dan APBD Dinas Tata Ruang dan Permukiman provsu tahun 2012 pada kegiatan pelaksanaan proyek peningkatan jalan dan pembangunan tembok penahan/dinding sepanjang 6<br />
km di Desa Paluh Magna Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang, sebesar Rp1.800,000.000, pembangunan saluran Drainase di Jalan Hamparan Perak, Kecamatan Paluh sepanjang 500 meter sebesar Rp900,000,000 serta pelaksanaan pembangunan saluran Drainase di Jalan Eka Warni Kecamatan Medan Johor Pemko Medan sebesar Rp 800.000.000.<br />
Pada ketiga pekerjaan tersebut disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).</p>
<p>Pasalnya, pekerjaan peningkatan jalan sudah mengalami kerukan akibat kurangnya pemadatan dan tipisnya lapisan aspal dilapis serta pembangunan tembok/dinding penahan menggunakan material batu bata, bukan batu sungai. Bahkan hal tersebut sudah pernah dilaporkan resmi ke Kejatisu dan sampai saat ini sepertinya tidak ada realisasi dari pihak penegak hukum di Sumut tersebut menbuat puluhan masa tersebut mendesaknya untuk dibuka kembali pengaduannya dan mendesak Kejatisu memeriksa PPK bernama Ir Edy Rinjani.</p>
<p>Masih menurut masa, penggunaan anggaran DIPA-APBN pengembangan kawasan permukiman dan perbatasan Sumut tahun 2012, seperti pekerjaan pelaksanaan penyediaan PSD permukiman kumuh di kawasan Bagan Deli, pembangunan jalan poros di kawasan Nelayan Indah Medan Utara, penyediaan PSD permukiman kumuh di Bagan Deli kota Medan, Tebing Tinggi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir dan Langkat.</p>
<p>&#8220;Rata-rata pelaksanaan pengembangan kawasan permukiman perkotaan jalan poros tersebut tiduga tidak sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA). Sebagai Satker atau PPK yang mengelolah pekerjaan tersebut, yang merupakan Kepala UPT Tarukim provsu di kota<br />
Siantar, Ir Ida Mariani harus bertanggungjawab,&#8221; sebut masa melalui pengeras suara di kantor Kejatisu.</p>
<p>Hal sama juga ditemukan kata Edy, penggunaa APBD/APBN Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provsu tahun 2012, terkait pengadaan lahan kurang lebih 20 H di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang sebesar Rp 1,4 miliar. Lahan tersebut terlantar meskipun sempat ada proyek di dalamnya dan terhenti tanpa sebab, bahkan disinyalir keabsahan alas hak lahan tersebut bermasalah dan harga di luar batas kewajaran alias mark up. Selanjutnya pengelolaan Bansos Rp36,7 miliar berupa dua item anggaran disinyalir menyimpang khususnya proyek peningkatan kualitas dan kuantitas benih dan bibit ternak, mengoptimalkan sumber daya lokal Rp 24 miliar dan proyek peningkatan produksi pakan ternak dengan pemberdayagunaan sumber daya lokal mencapai Rp 12,9 miliar.<br />
&#8220;Kejatisu harus memanggil Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan provsu, Dra Tety Erlina Lubis Msi selaku Pengguna Anggaran (PA) serta pejabat yang bertanggungjawab atas dugaan penyelewengan penggunaan anggaran dimaksud,&#8221; katanya.</p>
<p>Selanjutnya tegasnya lagi, penggunaan anggaran APBD/APBN/DAK dan BDB di Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura). Dinas PU Labura disinyalir melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan juknis seperti pekerjaan jalan dan jembatan, gedung-gedung Rp50.000.000.000. Pembangunan gedung kantor Dinas Pertanian Rp1.700.000.000, pembangunan pekerjaan jalan, gedung dan pengairan dari DAK Rp17.013.865.000, pembangunan gedung kantor bupati Rp5.400.000.000. Selanjutnya pengalihan proyek perkerasan jalan Kuala Bangka ke Kuala Hilir dialihkan menjadi<br />
jalan beton di Kelapa Sebatang Tanjung Ledong yang diduga tidak sesuai dengan bestek.<strong>(Hasbullah)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=911</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Pelaku Curanmor Diamankan,Satu Kedapatan Bawa Sabu-sabu</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=907</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=907#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 09:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN-MRnews  Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Medan, meringkus tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Jalan Menteng II Gang Pelita Kecamatan Medan Denai, Sabtu dinihari (28/9). Satu dari pelaku yang diamankan adalah resedivis dengan kasus yang sama. Informasi yang dihimpun di Mapolresta Medan, dari tangan Rony (30) dan Bastian (17), keduanya Jalan Pendidikan Lorong [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>MEDAN-MR<em>news  <a href="/wp-content/uploads/2013/09/20110408113052533.jpg"><img class="size-medium wp-image-908 alignright" alt="20110408113052533" src="/wp-content/uploads/2013/09/20110408113052533-300x198.jpg" width="300" height="198" /></a></em></strong>Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Medan, meringkus tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Jalan Menteng II Gang Pelita Kecamatan Medan Denai, Sabtu dinihari (28/9). Satu dari pelaku yang diamankan adalah resedivis dengan kasus yang sama.</p>
<p>Informasi yang dihimpun di Mapolresta Medan, dari tangan Rony (30) dan Bastian (17), keduanya Jalan Pendidikan Lorong Bersama Pasar Merah Timur Kec Medan Denai, berikut Irwan Derpe (30) warga Jalan Bromo Medan, polisi menyita barang bukti Yamaha Mio Soul BK 2870 XH dan Honda Spacy BK 3467 ACL. Bukan cuma itu, dari tangan Irwan Derpe polisi juga mengamankan 4 paket kecil sabu-sabu.</p>
<p>Penangkapan para tersangka berawal saat polisi menerima laporan dari Linton Haro warga Jalan Menteng II Gang Pelita No 14 A Kelurahan Pasar Merah Kecamatan Medan Area.</p>
<p>Berdasarkan laporan itu, polisi pun melakukan pencarian terhadap pelaku. Malam itu pula, petugas patroli Brimob Poldasu yang sebelumnya telah mendapat informasi terkait pencarian para pelaku, melihat Irwan dan Rony sedang menempel ban di kawasan Perumnas Mandala.</p>
<p>Melihat itu, petugas Brimob pun menginformasikannya ke Unit Ranmor Polresta Medan, saat itu Petugas yang dipimpin Kanit Ranmor Polresta Medan Iptu Alexander Piliang segera kelokasi dan mengamankan kedua tersangka. Keduanya pun tak berkutik saat diamankan petugas, karena sepeda motor yang tengah ditempel merupakan sepeda motor curian yang akan dijual. Setelah itu petugas lalu melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap Bastian.</p>
<p>&#8220;Aku cuma bertugas memantau suasana saja, kalau yang mengambil Rony, setelah itu kereta kami serahkan sama Irwan untuk dijual. Belum ada aku terima apa-apa, rencananya kalau dapat uang aku mau beli baju,&#8221; kata Bastian di kantor Polisi.</p>
<p>Kanit Ranmor Iptu Alexander Piliang, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.<br />
&#8220;Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan, saat ini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan, selanjutnya akan kita limpahkan ke Sat Narkoba terkait sabu-sabu yang ditemukan,&#8221; jelas Alex.<strong>(Donny)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=907</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hamili Anak di Bawah Umur</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=904</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=904#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:55:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=904</guid>
		<description><![CDATA[Ayah Tiga Anak Dihukum 5 Tahun TEBING TINGGI-MRnews  Setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur hingga hamil. Seorang ayah tiga anak dihukum 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp60 juta subsider 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi Deli, kemarin. Putusan majelis hakim 5 [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li><strong>Ayah Tiga Anak Dihukum 5 Tahun</strong></li>
</ul>
<p><strong>TEBING TINGGI-MR<em>news  <a href="/wp-content/uploads/2013/09/2009817penjara_rutan_ilustrasi.jpg"><img class="size-medium wp-image-905 alignright" alt="2009817penjara_rutan_ilustrasi" src="/wp-content/uploads/2013/09/2009817penjara_rutan_ilustrasi-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a></em></strong>Setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur hingga hamil. Seorang ayah tiga anak dihukum 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp60 juta subsider 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi Deli, kemarin.</p>
<p>Putusan majelis hakim 5 tahun 6 bulan lebih ringan 2,5 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heppy Sibarani SH sebelumnya, yang menuntut terdakwa hukuman 8 tahun penjara denda Rp60 juta subsider 6 bulan.</p>
<p>Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim, terpidana Irfan Chaniago ternyata sudah melakukan hubungan suami istri kurang lebih 5 kali pada tempat yang berbeda dan terakhir kali di salahsatu hotel melati. Hal yang memberatkan, terdakwa telah merusak masa depan korban sebut saja bunga (15) hingga hamil. Sedangkan yang merigankan terdakwa mengaku dengan terus terang dan menyesali perbuatannya.</p>
<p>Atas putusan sidang yang dipimpin majelis Twis Retno dibantu hakim anggota Maria M Nadeak, Dodik Setyom SH dan PP Pitriati, terdakwa dan JPU menyatakan menerima.<strong>(t tanjung)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=904</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gelar Razia,Polsekta Medan Timur Ringkus Pemakai Narkoba</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=901</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=901#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:52:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=901</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN-MRnews Petugas Polsek Medan Timur meringkus dua tersangka pemakai narkoba saat menggelar razia rutin di dua lokasi berbeda. Jalan Gaharu dan Jalan HM Yamin, Sabtu malam (28/9). Tak hanya pengguna narkoba, seorang pria yang membawa senjata tajam, tak ketinggalan ikut diamankan. Informasi yang dihimpun di Mapolsek Medan Timur, Minggu (29/9),kedua pemakai narkoba yang diamankan Muhammad Rasid [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN-MR<em>news <a href="/wp-content/uploads/2013/09/ilustrasi-narkoba.jpg"><img class="size-medium wp-image-902 alignright" alt="ilustrasi-narkoba" src="/wp-content/uploads/2013/09/ilustrasi-narkoba-300x154.jpg" width="300" height="154" /></a></em></strong>Petugas Polsek Medan Timur meringkus dua tersangka pemakai narkoba saat menggelar razia rutin di dua lokasi berbeda. Jalan Gaharu dan Jalan HM Yamin, Sabtu malam (28/9). Tak hanya pengguna narkoba, seorang pria yang membawa senjata tajam, tak ketinggalan ikut diamankan.</p>
<p>Informasi yang dihimpun di Mapolsek Medan Timur, Minggu (29/9),kedua pemakai narkoba yang diamankan Muhammad Rasid (24) warga Jalan Letda Sujono Gang Pribadi 2 No 12 Medan,dan Eko Kurniawan (40) warga Jalan Istiqomah Gang Bandung Medan Tembung.</p>
<p>Penangkapan bermula saat puluhan personil Polsek Medan Timur menggelar razia di Jalan HM Yamin, Rasid yang membawa narkoba, melintas di Jalan HM Yamin dengan mengendarai sepeda motor Minerva merah BK 5236 ADL.</p>
<p>Petugas yang tengah razia, lalu menghentikan laju kendaraan tersangka yang bekerja sebagai tukang bangunan ini.&#8221;Setelah dihentikan, petugas curiga dengan gerak gerik tersangka lalu dilakukan penggeledahan dan menemukan satu paket sabu dari saku tersangka,&#8221; ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Jama Kita Purba.</p>
<p>Selain sabu,Jama mengatakan, polisi mengamankan satu buah jarum suntik, dan mancis. Untuk pengembangan lebih lanjut polisi lalu memboyong tersangka ke Mapolsek Medan Timur.</p>
<p>Seusai menggelar Razia di Jalan HM Yamin Medan,petugas bergeser untuk menggelar Razia di Jalan Gaharu Medan.Di sini,kembali diamankan seorang pria yang kedapatan membawa narkoba. Eko Kurniawan dibekuk petugas karena membawa satu paket sabu-sabu seharga Rp 200 Ribu. &#8220;Di situ kita amankan seorang pemakai narkoba juga,&#8221;sambung Jama.</p>
<p>Mantan Panit Idik Narkoba ini juga membeberkan selain membekuk dua tersangka narkoba, pihaknya juga mengamankan seorang mahasiswa yang membawa senjata tajam saat melintas di Jalan HM Yamin.Akibat perbuatannya David Darma Pasaribu (18) warga Jalan Pusaka Pasar XII Tembung dijerat UU Darurat.<strong>(Donny)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=901</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korsleting Listrik,5 Rumah Ludes Terbakar</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=898</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=898#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:48:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=898</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN-MRnews  Kebakaran akibat pemadaman aliran listrik kembali terjadi di Kota Medan, Lima unit rumah di Jalan Mesjid Taufik Gang Bali Kecamatan Medan Timur,ludes dilalap si jago merah,Sabtu (29/9) siang. Informasi dihimpun di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik dari rumah M Rauf,di saat kawasan tersebut terjadi pemadaman listrik. Saat listrik kembali menyala tampak ada [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN-MR<em>news</em>  <a href="/wp-content/uploads/2013/09/image_87_ilustrasi-kebakaran.jpg"><img class="size-medium wp-image-899 alignright" alt="image_87_ilustrasi kebakaran" src="/wp-content/uploads/2013/09/image_87_ilustrasi-kebakaran-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a></strong>Kebakaran akibat pemadaman aliran listrik kembali terjadi di Kota Medan, Lima unit rumah di Jalan Mesjid Taufik Gang Bali Kecamatan Medan Timur,ludes dilalap si jago merah,Sabtu (29/9) siang.</p>
<p>Informasi dihimpun di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik dari rumah M Rauf,di saat kawasan tersebut terjadi pemadaman listrik. Saat listrik kembali menyala tampak ada percikan api dari mustang listrik di Plafon rumah Abdul Rauf.</p>
<p>Akibatnya,api terus membesar dan menyambar ke empat rumah yang ada disebelah rumah Abdul Rauf,yakni rumah milik Suwarno, Irhwan Syah, Juli Usman dan Erni Siregar tersebut. Warga sekitar lokasi kejadian coba memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu mobil pemadam kebakaran turun kelokasi.</p>
<p>Tak lama berselang, 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemko Medan tiba dilokasi kebakaran untuk memadamkan api. Setelah satu jam berupaya, api akhirnya dapat dipadamkan. Tidak ada korban Jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Ratusan Juta Rupiah.</p>
<p>Sementara itu, Kepala lingkungan XI Djafaruddin Rifai mengatakan, kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik.&#8221;Iya korsleting listrik penyebabnya. Saat itu istrinya lagi masak didapur. Saat lampu yang baru saja hidup dari pemadaman listrik langsung mengeluarkan percikan api dan menyambar kebarang-barang yang mudah terbakar,&#8221;katanya.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur Iptu Jama kita Purba saat dikonfirmasi dilokasi kejadian menjelaskan masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran ini.&#8221;Dugaan sementara asal api akibat korsleting arus pendek. Begitupun kita masih melakukan pemeriksaan, untuk korban jiwa nihil,kerugian diperkirakan mencapai Ratusan Juta Rupiah,&#8221;tandas Jama.<strong>(Donny)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=898</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Walikota: Ketahanan Nasional Mulai dari Ketahanan Rumah Tangga</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=895</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=895#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:42:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[TEBING TINGGI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=895</guid>
		<description><![CDATA[TEBING TINGGI-MRnews   Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM,kukuhkan kepengurusan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Tebingtinggi periode 2013-2018 di Gedung Hj Sawiyah Jalan Sutomo kota setempat. Dalam arahannya, Walikota mengatakan, bahwa negara ini bukanlah negara imperialis, tetapi Pancasila yang sangat berbeda dengan negara-negara liberal, sosialis dan anti komunis. &#8220;Adanya kesalah pahaman yang timbul [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEBING TINGGI-MR<em>news</em>   <a href="/wp-content/uploads/2013/09/UtamaNews_walkot-tebing-tinggi.jpg"><img class="size-medium wp-image-896 alignright" alt="UtamaNews_walkot tebing tinggi" src="/wp-content/uploads/2013/09/UtamaNews_walkot-tebing-tinggi-300x298.jpg" width="300" height="298" /></a></strong>Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM,kukuhkan kepengurusan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Tebingtinggi periode 2013-2018 di Gedung Hj Sawiyah Jalan Sutomo kota setempat.</p>
<p>Dalam arahannya, Walikota mengatakan, bahwa negara ini bukanlah negara imperialis, tetapi Pancasila yang sangat berbeda dengan negara-negara liberal, sosialis dan anti komunis. &#8220;Adanya kesalah pahaman yang timbul berakibat ketidakpuasaan terhadap masalah pemerintahan, sering diwujudkan oleh masyarakat melalui aksi atau kegiatan,” ujar walikota.</p>
<p>Padahal, lanjut Walikota, harus dapat dimengerti dan di pahami oleh masyarakat bahwa pemerintah saat ini sudah sangat mengerti dan peduli kepada masyarakatnya yang miskin, hal itu terbukti dengan banyaknya program yang langsung diterima seperti jamkesmas gratis, makanan bayi gratis melalui pos yandu, raskin, BLSM, rumah tidak layak huni dan bea siswa miskin. “Walaupun kita akui masih banyak kekurangan-kekurangan yang masih dalam perbaikan dan tahap program,” tegasnya.</p>
<p>Ditambahkan juga bahwa adanya ancaman dari idiologi perlu diwaspadai dan ditangkal agar tidak berkembang. “Marilah kita menjaga lingkungan kita, yang dimulai dari ketahanan rumah tangga masing-masing yang hal ini menjadi dasar bagi ketahanan nasional. Kedepan diharapkan partisipasi masyarakat semakin meningkat dalam setiap adanya gejala-gejala dimasyarakat yang dapat meresahkan diri keluarga dan masyarakat,” imbuhnya.</p>
<p>Dengan adanya FKDM di Kota Tebingtinggi, diharapkan dapat menjadi penampung data dan informasi di msyarakat terhadap gejala-gejala yang timbul sehingga dapat diatasi secara dini, kata Walikota. Sementara Kepala BIN Daerah Sumut Brigjen Cucu Sumantri, mengatakan bahwa latar belakang di bentuknya FKDM di daerah adalah untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mendeteksi permasalahan di daerah.</p>
<p>Hadir pada kesempatan itu Kepala BIN Daerah Sumut Brigjen Cucu Sumantri, Ketua FKMD Sumut, Ketua DPRD H Syahrial Malik, Dandim 0204 Letkol Saiful Ginanjar Mukti, Kajari Olopan Nainggolan SH MH, Wakapolres Letkol Zahrie, Ketua FKUB para pimpinan SKPD, Camat dan Kepling se Kota Tebingtinggi. <strong>(t tanjung)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=895</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewan Kesenian Hidupkan Seni Budaya Lokal</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=893</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=893#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:21:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[TEBING TINGGI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=893</guid>
		<description><![CDATA[TEBING TINGGI-MRnews  Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, meminta Dewan Kesenian Kota Tebingtinggi untuk menghidupkan kembali seni budaya lokal yang hampir dilupakan masyarakat khususnya di kalangan generasi muda. Kembangkan dan tingkatkan minat seni dan berkesenian khususnya bagi generasi muda dan hidupkan kembali seni budaya local,”imbuh Umar Zunaidi Hasibuan saat menerima kunjungan pengurus Dewan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEBING TINGGI-MR<em>news  <a href="/wp-content/uploads/2013/09/umar-zunaidi-2.jpg"><img class="size-full wp-image-615 alignright" alt="umar zunaidi-2" src="/wp-content/uploads/2013/09/umar-zunaidi-2.jpg" width="146" height="189" /></a></em></strong>Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, meminta Dewan Kesenian Kota Tebingtinggi untuk menghidupkan kembali seni budaya lokal yang hampir dilupakan masyarakat khususnya di kalangan generasi muda.</p>
<p>Kembangkan dan tingkatkan minat seni dan berkesenian khususnya bagi generasi muda dan hidupkan kembali seni budaya local,”imbuh Umar Zunaidi Hasibuan saat menerima kunjungan pengurus Dewan Kesenian Kota Tebingtinggi (DKTT),Kamis (26/9),di antaranya Ketua Zubaidah S.Pd didampingi Kadis Pora Budpar H Azhar Efendi Lubis SE yang menyampaikan rancangan program kerja mendatang.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Umar Zunaidi juga berharap DKTT secepatnya dapat menghidupkan kembali seni tradisional, termasuk bidang seni budaya local yang spesifik untuk Kota Tebingtinggi. “Di daerah kita ini tidak ada budaya khusus yang akan ditampilkan ketika menyambut tamu-tamu dari luar daerah. Demikian juga dengan olahraga dan permainan tradisional seperti permainan gasing, layang-layang dan bentuk kesenian tradisional lainnya, hendaknya dapat terus dilestarikan,” pinta Walikota.</p>
<p>Terkait permintaan walikota tersebut, Ketua DKTT Zubaidah S.Pd mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menginventarisir seniman dan sanggar-sanggar seni yang ada di Kota Tebingtinggi. “Penginventarisiran itu dilakukan mengingat banyak seniman yang hingga kini masih eksis mengembangkan budaya daerah atau tradisional yang kini nyaris dilupakan oleh generasi muda, kita akan meminta agar dihidupkan kembali sebagaimana yang diminta oleh Bapak Walikota,” katanya.</p>
<p>Zubaidah yang akrab disapa dengan ‘Mak Inang’ menambahkan, kunjungan audiensi ke Walikota itu berkaitan dengan rencana program kerja di 2014 mendatang yang akan melaksanakan ‘Temu Seniman’ dan ‘Pameran Lukisan’ dalam rangka HUT Bank Sumut pada akhir tahun ini, “Kota Tebingtinggi ini cukup beragam etnisnya, kalau kita bersatu dalam membangun kesenian, maka pengembangan dan pembangunan seni budaya yang kita rencanakan akan terasa lebih ringan,” katanya.<strong>(t.tanjung)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=893</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemko Medan Tutup Mata</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=890</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=890#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Medan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=890</guid>
		<description><![CDATA[Kantor Lurah Titi Kuning hampir Ambruk MEDAN-MRnews  Sebuah pengakuan mengejutkan disampaikan oleh Lurah Titi Kuning, A Muhzi yang hingga kini kantor yang ditempati untuk melayani masyarakat belum mendapat sentuhan pembangunan dari Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan red). Imbas dari hal itu membuat Muhzi mengadu langsung kepada anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat saat [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li><strong>Kantor Lurah Titi Kuning hampir Ambruk</strong></li>
</ul>
<p><strong>MEDAN-MR<em>news  <a href="/wp-content/uploads/2013/09/foto-tambahan-2-Burhanuddin-mendengarkan-keluhan-warga.-f-mulo.jpg"><img class="size-medium wp-image-891 alignright" alt="foto tambahan 2--- Burhanuddin mendengarkan keluhan warga. (f-mulo)" src="/wp-content/uploads/2013/09/foto-tambahan-2-Burhanuddin-mendengarkan-keluhan-warga.-f-mulo-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></em></strong>Sebuah pengakuan mengejutkan disampaikan oleh Lurah Titi Kuning, A Muhzi yang hingga kini kantor yang ditempati untuk melayani masyarakat belum mendapat sentuhan pembangunan dari Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan red).</p>
<p>Imbas dari hal itu membuat Muhzi mengadu langsung kepada anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat saat melaksanakan reses II tahun 2013 di halaman Kantor Camat Medan Johor-Jalan Karya Cipta, Pangkalan Mansyur-Medan Johor,Sabtu (28/9).</p>
<p>Muhzi mengatakan, bahwa kantor Lurah Titi Kuning,Kecamatan Medan Johor saat ini hanya tinggal menunggu waktu yang tak akan lama lagi akan ambruk,serta berungkali disampaikan hingga kini tidak mendapat respon dari Pemko Medan yang kini dipimpin Plt Walikota Medan.Dzulmi Eldin.</p>
<p>”Sudah tiga kali Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang,red) dari tahun 2011 hingga kini tahun 2013 agar Kantor Lurah Titi Kuning segera diperbaiki,tapi hingga kini Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan tidak juga melaksanakanya,” keluh Muhzi.</p>
<p>Bahkan,disambung Muhzi untuk pengukuran Kantor Lurah Titi Kuning yang terletak di Brigjen Hamid No 16 Titi Kuning sudah berungkali dilakukan,tapi hasil yang didapatkan hingga kini tidak ada.</p>
<p>“Kedatangan petugas ukur hanya untuk mengukur tapi pembangunannya tidak kunjung ada.Bagaimana pun kami sudah capek dan lelah memperbaiki bagian-bagian yang rusak karena kami hanya menjangkau perbaikan seperti mengganti seng-seng bocor, asbes plafon yang hancur, talang pembuangan air, tidak bisa dibayangkan kalau bangunan itu tiba-tiba rubuh saat kami bekerja,” ucapnya seraya menyayangkan perwakilan Dinas Perkim tidak hadir pada reses tersebut.</p>
<p>Bahkan,dikatakan Muzhi untuk melakukan perbaiki tersebut pihaknya pun harus meminta sumbangsih dari para dermawan.”Darimana anggaran kami jadi kami meminta secara sukarela saja.Bila kantor ini nantinya ambruk pasti Pemko akan bertindak cepat,” ucap Muhzi.<br />
Mendengar akan keluhan tersebut, Burhanuddin prihatin mendegar laporan tersebut, karena Medan menuju Kota metropolitan masih ada kantor Lurah yang mau ambruk serta tidak dipedulikan.</p>
<p>“Saya akan pertaruhkan jabatan saya Kantor Lurah ini harus segera dibangun secepatnya. Fraksi P Demokrat kami akan mendesak agar Perkim segera menindak lanjutinya. Tahun ini juag harus segera dibangun,” tegas Burhanuddin yang kini maju sebagai caleg dari Partai Demokrat dari Dapil 2 tersebut.</p>
<p>Pada kesempatan itu,Burhanuddin meminta maaf kepada masyarakat Medan khususnya Kecamatan Medan Johor, Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Tuntungan, Medan Polonia dan Medan Maimun karena aspirasi mereka pada reses terdahulu belum semua<br />
terakomodir.<br />
Pembangunan yang belum terealisasi disebabkan terbatasnya anggaran dan 21 Kecamatan di Medan memperebutkannya.Tapi kebanyakan pembangunan sudah diwujudkan terutama draenase dan infrastruktur, pada tahun anggaran berikutnya Burhanuddin akan mendesak Pemko untuk menuntaskannya.<strong>(ROMULO)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=890</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PT Mutiara Karya Mitra Fasilitasi Klaim Asuransi Calon TKI</title>
		<link>http://mimbarrakyatnews.com/?p=887</link>
		<comments>http://mimbarrakyatnews.com/?p=887#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2013 08:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmal aka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Medan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mimbarrakyatnews.com/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN-MRnews  PT Mutiara Karya Mitra memasilitasi pembayaran santunan klaim asuransi terhadap calon TKI Mika Romauli Malau (20), yang meninggal dunia kendati belum berangkat menjadi TKI.&#8221;Pembayaran klaim asuransi tersebut telah dilaksanakan pada Kamis (26/9) lalu di Kantor BP3TKI Sumut, Jalan Pendidikan Marindal,&#8221;kata Direktur Utama PT Mutiara Karya Mitra,Drs Irwanto Tampubolon,didampingi Direktur Operasional,Dra Veronika Sitanggang,Minggu (29/9). Selaku perusahaan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN-MR<em>news</em>  <a href="/wp-content/uploads/2013/09/Dra-Veronika-Sitanggang-didampingi-Dirut-PT-Mutiara-Drs-Irwanto-Tampubolon-saat-menyaksikan-penyerahan-santunan-asuransi-kepada-Benjamin-Malau-ayah-kandung-calon-TKI.-f-romulo.jpg"><img class="size-medium wp-image-888 alignright" alt="Dra Veronika Sitanggang didampingi Dirut PT Mutiara Drs Irwanto Tampubolon saat menyaksikan penyerahan santunan asuransi kepada Benjamin Malau ayah kandung calon TKI. (f-romulo)" src="/wp-content/uploads/2013/09/Dra-Veronika-Sitanggang-didampingi-Dirut-PT-Mutiara-Drs-Irwanto-Tampubolon-saat-menyaksikan-penyerahan-santunan-asuransi-kepada-Benjamin-Malau-ayah-kandung-calon-TKI.-f-romulo-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></strong>PT Mutiara Karya Mitra memasilitasi pembayaran santunan klaim asuransi terhadap calon TKI Mika Romauli Malau (20), yang meninggal dunia kendati belum berangkat menjadi TKI.&#8221;Pembayaran klaim asuransi tersebut telah dilaksanakan pada Kamis (26/9) lalu di Kantor BP3TKI Sumut, Jalan Pendidikan Marindal,&#8221;kata Direktur Utama PT Mutiara Karya Mitra,Drs Irwanto Tampubolon,didampingi Direktur Operasional,Dra Veronika Sitanggang,Minggu (29/9).</p>
<p>Selaku perusahaan jasa pengiriman TKI resmi, kata Irwanto, pihaknya tetap memprioritaskan calon TKI terdaftar di asuransi.&#8221;Seluruh calon TKI telah dijamin keselamatannya setelah mendaftar sebagai calon TKI dan 1 bulan setelah kembali dari luar negeri,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal ini dilakukan, kata Irwanto,pihaknya tidak semata-mata hanya mengutamakan keuntungan, namun tetap berprinsip berbuat yang terbaik bagi TKI. &#8220;Jadi, seluruh TKI yang sudah menjalani proses administrasi langsung didaftar ke asuransi,&#8221; papar Sekretaris Komisi C DPRD Medan ini.</p>
<p>Sedangkan,Direktur Operasional, Veronika Sitanggang, menagatakan bahwa Mika Romauli Malau meninggal dunia pada 11 September 2013 yang seharusnya berangkat ke Malaysia pada 1 Oktober 2013 melalui PT Mutiara Karya Mitra.</p>
<p>Disambung,Caleg DPRD Medan dari PKPI Dapil 3 No urut 4 ini, kejadian ini memang yang pertama kali.Kendati masih calon TKI,katanya, sudah merupakan tanggungan asuransi.&#8221;Sekaligus kita juga membantu memfasilitasi percepatan pembayaran klaim asuransinya,&#8221;kata Veronika.</p>
<p>Untuk klaim asuransi,sebut Veronika, pihak ahli waris Mika Romauli Malau menerima sebesar Rp80 juta. Klaim tersebut langsung diserahkan Arianus Lubis (PT Asuransi Adira Dinamika) didampingi Fahrizal (PT Asuransi Astindo) kepada orang tua almarhum, Benjamin Malau yang Dirut dan Dir Ops PT Mutiara Karya Mitra, Kepala Seksi Penempatan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Medan,Amir Hakim Sihotang didampingi M Fuat Wahyudi SH.</p>
<p>Pihak PT Asuransi Adira Dinamika, Arianus Lubis, mengatakan kendati status Romauli hanya sebagai calon TKI namun pihaknya wajib memberikan santunan sesuai ketentuan. Total jumlah santunan sebesar Rp80 Juta yakni Rp75 juta sebagai santunan klaim dan Rp5 juta sebagai biaya pemakaman.</p>
<p>Kasi Penempatan BP3TKI, Amir Hakim Sihotang, menyampaikan kiranya tindakan PT Mutiara Karya Mitra bersama PT Asuransi Astindo/Adira Dinamikia dapat menjadi contoh yang baik bagi seluruh pengiriman jasa TKI dan asuransi. &#8220;Kedepan pihak PJTKI dan asuransi dapat lebih mempermudah proses terhadap calon TKI,&#8221; harapnya.<strong>(ROMULO)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mimbarrakyatnews.com/?feed=rss2&#038;p=887</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
