by

2.519 Gempabumi & 1 Tsunami Landa Maluku Selama 2021

AMBON,MRNews.com,- Stasiun Geofisika Ambon mencatat sebanyak 2519 kejadian gempabumi dengan berbagai magnitudo dan kedalaman terjadi selama tahun 2021, sebagaimana hasil monitoring kejadian gempabumi di wilayah Maluku dan sekitarnya yang dilakukan.

Paling banyak gempabumi terjadi di bulan November 2021 yakni 355 dan dirasakan 10 kali, kemudian Desember 301 kali, dirasakan 18 kali, Maret 273 kali gempa, dirasakan 5 kali dan Juni 272 kali gempa, dirasakan 16 kali.

Kepala stasiun Geofisika Ambon Herlambang Hudha menjelaskan, gempabumi yang terjadi di wilayah Maluku dan sekitarnya didominasi gempabumi berkekuatan magnitudo kurang dari 5SR, dimana terdapat 979 gempabumi dengan kekuatan magnitudo dibawah 3 SR dan 1483 gempabumi dengan magnitudo 3-5 SR.

“Untuk gempabumi dengan kekuatan magnitudo lebih dari 5 SR tercatat sebanyak 57 kejadian,” tandas Herlambang kepada awak media via WhatsApp, Senin (3/1/2022).

Dikatakan, magnitudo gempabumi terbesar yang terjadi di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada 29 Desember 2021 yaitu magnitudo 7,3 SR.

Berdasarkan kedalaman, kata dia, gempabumi yang terjadi di wilayah Maluku dan sekitarnya didominasi dengan gempabumi dangkal dibawah 60 km, sebanyak 1762 kejadian.

“Sementara kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah atau 60 km hingga kurang lebih 300 km sebanyak 683 dan 74 gempabumi dalam dengan kedalaman lebih dari 300 km,” urainya.

Menurutnya, sesuai laporan instansi terkait serta masyarakat, terdapat 98 gempabumi dirasakan sepanjang tahun 2021. Diantara gempabumi merusak ini, terjadi gempabumi Tehoru dengan magnitudo 6,1 SR pada 16 Juni 2021 yang mengakibatkan kejadian longsoran yang memicu tsunami.

“Dengan ketinggian tsunami 0,5 meter di Tehoru, Haya, Mahu dan Saunulu. Penghujung tahun, tepat 29 Desember 2021, peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan BMKG untuk kejadian gempabumi di MBD berkekuatan 7,3 SR,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed