by

Wartawan Kecewa, Gubernur Rilis Kasus 01 di Rumah Pribadi, Sekda “Disemprot”

-Maluku-3,307 views

AMBON,MRNews.com,- Gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 provinsi Maluku memang kerja amburadul. Bagaimana tidak, masalah terjadi dimana-mana. Penanganan penumpang masuk keluar di bandara dan pelabuhan tidak maksimal.

Petugas mengeluh tak dilengkapi alat pelindung diri (APD), tidak ada tenaga medis, paket untuk cuci tangan bagi penumpang. Penanganan pelaku perjalanan yang dikarantina disejumlah balai diklat dan LPMP provinsi pun tidak maksimal.

Bahkan dari video yang beredar dimedia sosial, Rabu (1/4) puluhan warga pelaku perjalanan penumpang KM Tidar yang dikarantina di LPMP provinsi mengeluh lapar karena tidak disediakan makan oleh pemerintah provinsi lewat gugus tugas. Mereka memaksa ingin pulang karena merasa sehat dan asli warga Maluku, serta tidak nyaman.

Terkini, wartawan yang bertugas di kantor Gubernur Maluku dibuat kecewa oleh tindakan gugus tugas. Lantaran, janji ketua gugus tugas Kasrul Selang akan memberikan keterangan pers soal perkembangan Covid-19 di posko gugus tugas lantai VI jam 6 sore. Wartawan cukup banyak menunggu lama hingga lewat dari waktu yang dijanjikan.

Tiba-tiba, dari postingan Azis Tunny dilaman facebook miliknya, Gubernur Maluku Murad Ismail, didampingi Kasrul, Kadis Kesehatan Maluku Meykal Pontoh dan Direktur Utama RSUD dr Haulussy Ambon Ritha Tahitu “diam-diam” merilis perkembangan kasus 01 Covid-19 yang sudah sembuh dan dinyatakan akan pulang besoknya di rumah pribadi Murad kawasan Wailela-Poka, Rabu (1/4/20) sore.

Tak ada wartawan disana. Terlihat hanya mic milik TVRI. Kasrul yang juga Sekda Maluku yang kembali dari kediaman pribadi Murad ke kantor Gubernur, langsung “disemprot” wartawan yang menunggunya. Sebab ada posko gugus tugas di kantor Gubernur, tapi keterangan di kediaman. Apalagi tak ada info.

“Pa Sekda, kenapa ada keterangan diam-diam di kediaman pribadi Gubernur tanpa kita diberi tahu, bukan di posko gugus tugas. Apalagi bapak janji jam 6 sore mau beri keterangan pers untuk katong (kita). Apakah posko gugus tugas sudah pindah kesana?. Belum lagi sudah dipublish lebih awal di FB Azis Tunny, bagaimana dengan media online dan cetak,” tanya sejumlah wartawan kesal.

Kasrul beralasan, disana Gubernur hanya memberi pengumuman kepada publik lewat TVRI tentang kondisi 01 yang sembuh dan besok sudah dibolehkan pulang, bukan keterangan pers. Serta ingin menghindari kerumunan atau menjaga jarak agar tidak terjadi masalah seperti sebelumnya. Padahal dari foto yang didapat, baik Gubernur, Sekda, Kadinkes, maupun Direktur RSUD tidak beri jarak fisik dan tidak gunakan masker.

Soal postingan Azis Tunny di FB tentang keterangan Gubernur itu yang mendahului pemberitaan media massa, Kasrul berjanji akan menegurnya dan jadi bahan koreksi kedepan. Sebab hal ini sudah sering terjadi. Sedangkan terkait posko gugus tugas, tetap masih berada dilantai VI kantor Gubernur.

“Minta maaf teman-teman pers yah. Tapi masukan teman-teman itu jadi koreksi bagi kita termasuk keluhan terkait Azis. Soal penyampaian keterangan perkembangan Covid-19 lewat gugus tugas, nanti kita pikirkan media yang tepat. Apakah langsung atau lewat online lewat metode video confrence dengan zoom. Atau lainnya, kita pikirkan semua,” ungkapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed