Warga Arbes & Sekitarnya Serbu Pasar Murah Idul Fitri

AMBON,MRNews.com, – Meskipun hujan turun deras, tetapi tidak menurunkan semangat warga masyarakat kawasan Air Besar (Arbes) dan sekitarnya di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau untuk menyerbu pasar murah Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang digelar untuk menyongsong perayaan Idul Fitri 1 Syawal/1440 H, di halaman Yayasan Sosial Nurul Ikhlas, Kamis (23/5/19). Kebanyakan yang diserbu warga adalah bahan pokok telur ayam setelah mendapat kupon, tepung terigu, gula pasir dan susu kaleng, sebab barang kebutuhan pokok yang dijual harganya dibawah standar distributor.

“Katong cari telur dolo. Lalu gula pasir, terigu dengan susu. Karena takut jang sampai habis, itu paleng penting. Memang par biking makanan berbuka sekaligus persiapan Idul Fitri. Seng apa-apa, khan tiga hari jadi bisa belanja banyak, supaya kasih siap skali par Idul Fitri. Karena harga di pasar murah ini lebih murah dari pasar tradisional deng distributor. Danke banya par pemerintah kota lai, karena bisa biking pasar murah di lingkungan sini, katong bersyukur. Semoga kedepan ada lagi,” ujar Wa Ina, warga kawasan Arbes.

Sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru katakan, pasar murah merupakan event tahunan yang selalu dibuat Pemkot Ambon dan dinantikan masyarakat terutama umat Muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadhan dan bersiap rayakan Idul Fitri, dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, pasar murah juga salah satu aksi nyata pemerintah untuk membantu masyarakat karena harga yang diterapkan lebih rendah dibanding harga di pasar pada umumya baik pasar tradisional maupun modern. Ini kali kedua, sebelumnya terlaksana di Desa Waiheru.

Karenanya, diharapkan, melalui pasar murah uluran tangan Pemkot dapat dirasakan masyarakat kecil secara tidak langsung lewat subsidi kebutuhan bahan pokok yang ditawarkan. Sebab fakta lapangan membuktikan terjadinya peningkatakan konsumsi dan transaksi masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok sangat berdampak pada kelangkaan stok dan kenaikan harga yang sulit diprediksi. Mengantisipasi kondisi itu, pasar murah jadi program taktis pemerintah yang bersifat aksi demi menjaga ketahanan stok dan kestabilan harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

“Ini juga cerminan dukungan Pemkot dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat guna peningkatkan kualitas hidup sumber daya manusia Indonesia. Semoga pasar murah ini tepat sasaran. Dengan kita buka pasar murah, juga berarti kita berbagi rejeki sama-sama. Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi Ambon Sejahtera, Harmonis dan Religius. Mari masyarakat, beli bahan-bahan sesuai kebutuhan berbuka puasa dan hari raya Idul Fitri. Tidak boleh lebih. Juga bukan untuk usaha kios, toko,” tukas Latuheru saat membuka pasar murah.

Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Ambon, Lina Silooy mengaku, pasar murah yang dilakukan selama tiga hari ini juga membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat mencipatakan daya beli hingga mampu memenuhi kebutuhan pokoknya. Serta jadi instrumen yang memberikan dukungan bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat sebagai bagian dari cita-cita mulia mewujudkan Ambon sejahtera.

“Berbagai distributor ambil bagian di pasar murah dan harganya juga murah dibawah harga pasar tradisional dan distributor. Ini pula bagian kita mengendalikan permainan harga. Rinciannya, telur ayam Rp 1000/butir,
beras 2 udang 10kg disini Rp 123ribu, 5 kg Rp 64ribu, gula pasir 1kg Rp 11ribu, tepung terigu Rp 8.500, minyak goreng Rp 12ribu, susu cap Omela Rp 7.500 ribu, cap nona Rp 8.500, blue band sachet 200g Rp 5ribu. Umat Muslim khususnya yang akan rayakan Idul Fitri harus manfaatkan kesempatan ini secara baik,” harapnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *