by

Wakapolda Minta Warga Maluku & Personil Polri Ikut Vaksinasi

AMBON,MRNews.com,- Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Jan de Fretes meminta masyarakat di provinsi Maluku agar dapat mengikuti suntikan vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang terus mengalami peningkatan.

Sebab itu, dirinya berharap, jajaran Satuan Binmas Polda Maluku agar dapat memberi edukasi sehingga masyarakat yang masih ragu dengan vaksin bisa yakin bahwa vaksin sangat penting dalam membentuk imun tubuh.

“Untuk memudahkan masyarakat dimohon Binmas agar memberi pencerahan kepada masyarakat sehingga mereka mau melaksanakan vaksin,” pinta Jan kepada jajaran saat rapat koordinasi dengan Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) dan Menteri Kesehatan melalui video conference, Selasa (22/6).

Selain masyarakat, Jenderal Bintang Satu ini juga menekankan kepada personil Polri di Maluku yang belum mengikuti vaksinasi untuk segera menjalaninya termasuk kepada personil yang tinggal didalam asrama Polisi.

“Tolong dijelaskan kepada anggota kita yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera dapat mengikutinya, sebab kita harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.

Kepada seluruh personil jajaran Polda Maluku baik di Polres hingga Polsek, orang nomor dua di Polda Maluku ini juga meminta untuk dapat memenuhi target vaksin yang sudah ditentukan.

“Kedepannya semua kegiatan di internal maupun pelayanan publik yang dilaksanakan akan menggunakan sertifikat vaksinasi sebagai bentuk komitmen Polri,” kata de Fretes.

Sebelumnya, dalam rakor secara virtual yang terpusat di Jakarta, Asops Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto, menyampaikan penekan Presiden tentang dua hal terkait implementasi dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di seluruh wilayah.

“Bapak Presiden harapkan implementasinya dan wilayah yang masuk zona merah untuk melakukan penebalan-penebalan, mengambil langkah progresif untuk melakukan PPKM Mikro,” katanya.

Imam meminta jajaran Polda diseluruh Indonesia untuk mengupdate jumlah personil Polri yang melaksanakan penebalan setiap harinya.

“Terkait penebalan setiap hari di update jumlah personil untuk di laporkan kepada bapak Presiden,” katanya.

Terkait proses vaksinasi massal, Imam berharap tidak dilakukan untuk kepentingan personil Polri semata, tetapi 1 juta vaksin tersebut diberikan kepada semua elemen masyarakat.

“Bersama dengan TNI untuk saling membantu vaksinasi massal tanggal 26 Juni 2021. Pelaksanakan vaksinasi akan dievaluasi setiap minggunya, dan pelaporan akan diperbaiki agar kewilayahan tidak bingung,” pintanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang masuk dari tanggal 16 sampai 21 Juni 2021, jumlah vaksinasi tertinggi dilaksanakan di Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Metro Jaya, Kalimantan Barat, dan Kepulauan Kepri.

Sedangkan vaksinasi terendah berada di Maluku, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua Barat dan Kalimantan Timur.

“Vaksinasi tertinggi ada di Sumut, Sulsel, Metro Jaya, Kalbar dan Kepri, sedangkan yang terendah Maluku, NTT, Malut, Pabar, dan Kaltim,” sebutnya.

Kepada para Wakapolda se jajaran, Imam meminta untuk diperhatikan, sehingga target vaksinasi 1 juta orang dapat tercapai.

“Tolong agar para Waka Polda untuk menjadi perhatian agar target vaksinasi 1 juta dapat tercapai. Akan dilakukan Anev harian, mudah-mudahan pelaksanaan vaksinasi mengalami peningkatan, dan angka dari 34 provinsi akan digabungkan menjadi 1 juta,” tandasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed