by

Wacana Tutup Pasar & Terminal Mardika Mengemuka, Ini Jawaban Gustu

-Kota Ambon-493 views

AMBON,MRNews.com,- Pasca satu orang pedagang yang kesehariannya berjualan didalam terminal A Mardika Kota Ambon meninggal dunia dan dinyatakan positif COVID-19 dengan kasus 18 Ambon atau 25 Maluku, wacana untuk menutup sementara pasar dan terminal Mardika khususnya dari aktivitas jual beli dan masyarakat mengemuka.

Pasalnya transmisi lokal COVID-19 sudah berjalan sedari awal oleh Gugus Tugas lewat dinas kesehatan. Apalagi info terkini dari Gugus Tugas Provinsi Maluku, satu PDP yang kontak langsung dengan almarhum meninggal siang tadi pukul 13.00 WIT di RSUD dr Haulussy-Ambon berinisial RL (19).

Wacana itu muncul juga karena himbauan pemerintah untuk tetap di rumah, menjaga jarak, gunakan masker bagi mereka yang keluar beraktivitas termasuk interaksi di terminal dan pasar yang padat dan tinggi setiap waktu tak dipatuhi. Sejalan dengan itu, angka positif COVID-19 di Maluku terus meningkat mencapai 32 kasus, 25 kasus di Ambon.

“Sebagai masyarakat, kami usul kepada Gugus Tugas baik kota maupun provinsi untuk bisa menutup sementara pasar dan terminal Mardika. Guna sterilisasi pasca meninggalnya pedagang itu. Sebab dua tempat itu aksesnya padat dan sulit dikendalikan, ini demi kebaikan bersama,” ungkap Glenn Hattu, warga Kota Ambon kepada media ini, Jumat (8/5).

Terkait wacana itu, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Ambon Joy Adriaansz mengaku, tidak ada penutupan pasar dan terminal. Namun pihaknya akan lakukan Random Rapid Test dengan prioritas radius 10-20m dari lapak almarhum, serta orang-orang yang sudah teridentifikasi memiliki kontak langsung dengan almarhum.

Namun terhadap pasar atau pedagang, diakui Joy, pemerintah kota (Pemkot) Ambon memiliki beberapa langkah alternatif yang direncanakan akan dilakukan kedepan.

“Alternatif pertama, penyebaran pedagang diarea sekitar pasar yang masih dapat dimanfaatkan. Alternatif kedua, pembagian shift penjualan untuk pedagang atau pembagian jadwal ganjil/genap, dan alternatif ketiga, merelokasi sebagian pedagang ke lokasi lainnya, salah satunya pasar kecamatan,” tegas Kadis Kominfo-Sandi Kota Ambon itu di Balaikota Ambon, Jumat (8/5).

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease Kombes Pol Leo Simatupang saat dimintai tanggapan soal wacana itu mengaku, kepolisian masih menunggu kebijakan dari pemerintah.

“Keputusannya seperti apa, tentunya nanti dengan pertimbangan yang matang sebelum mengambil keputusan. Ini khan bukan penutupan sama sekali, tetapi pembatasan soal waktu, tempat dan sebagainya,” tukasnya.

Sementara, Ketua Harian Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang katakan, soal wacana penutupan pasar dan terminal Mardika, provinsi tidak punya kewenangan. Hal itu menjadi domain Pemkot.

“Kalau soal pasar dan terminal, itu kewenangan di kota,” singkatnya via WhatsApp. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed