by

Viralnya Bocah Kurang Gizi di Ambon, Ini Jawaban Pemkot

-Kota Ambon-568 views

AMBON,MRNews.com,- Viralnya Imanuel Laicerewy, bocah kekurangan gizi berusia 7 tahun kelahiran desa Yawuru Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang berdomisili di kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe didunia maya sontak mendapat respons pemerintah kota (Pemkot) Ambon.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, sejak tahun 2017, Pemkot melalui petugas Posyandu Puskesmas Air Salobar sudah berikan perhatian dengan tugas rutin mengunjungi bayi dan balita untuk memberikan makanan tambahan termasuk kepada bocah Imanuel.

Menurutnya, hal itu dilakukan meski Imanuel tidak lahir di Kota Ambon. Setelah lahir orang tuanya membawa dia ke Ambon. Imanuel saat itu ditemukan petugas saat usia 3,6 tahun.

“Dalam usia itu, anaknya sudah diperhatikan tapi tidak pernah dipublish media. Kita beri pelayanan kurang lebih 9 bulan hingga usianya 5 tahun. Pelayanannya melalui makanan tambahan kerjasama dengan Angkasa Pura,” tandasnya kepada awak media di Balaikota, Senin (24/8).

Jadi lanjut Louhenapessy, bukan baru terjadi tapi sudah ada perhatian sejak 2017. Saat Imanuel usia 5 tahun, berat badannya sudah mencapai 13,9 Kg. Yang mana sesuai ketentuan, jika sampai 5 tahun berat badan harus mencapai 14 Kg.

“Memang kita prihatin juga. Sebetulnya kurang ada take and give, perhatian dari orang tua. Karena saya punya petugas yang ke rumah bawa makanan tambahan, harusnya orang tua yang ke Puskesmas mengambil seperti anak lain,” tukas Walikota.

“Saya omong ini bukan mengarang, tapi ada dokumen resmi yang sewaktu kita pelayanan, orang tuanya membuat surat pernyataan tentang apa yang kita lakukan. Kita tidak pernah lalai. Harusnya ada inisiatif juga dari orang tua untuk tindaklanjuti,” sambung Louhenapessy.

Dari penelusuran media ini, bocah Imanuel awalnya dibawa ke Poliklinik RSUP dr J Leimena. Namun setelah diperiksa, hasilnya HB Imanuel 3 dengan kondisi Malnutrisi berat dan dirujuk dari RSUP Leimena ke RST dr Latumeten-Ambon untuk jalani perawatan. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed