by

Vaksinasi Massal Dengan BINDa di Empat Titik, Pemkot Minta Dukungan Babinsa

AMBON,MRNews.com,- Badan Intelijen Negara-Daerah (BINDa) Maluku bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan melakukan selebrasi vaksinasi massal selama dua hari di empat (4) titik.

Untuk mensukseskan kegiatan itu, Pemkot meminta dukungan Komandan Kodim 1504/Ambon dan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) guna menggerakkan masyarakat agar terlibat.

“Kita siap kerjasama dengan pa Dandim untuk mempersiapkan masyarakat. Sebab hari ini mulai selebrasi vaksinasi kedua. Juga besok itu kerjasama BINDa dengan Pemkot dan Forkopimda kota untuk vaksinasi massal,” tandas Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A.G Latuheru.

Menurut Latuheru, koordinasi dan konsolidasi bersama TNI supaya vaksinasi tersebut bisa berjalan dengan baik. Sebab selain berjalan di Lapangan Merdeka, juga vaksinasi dipusatkan dibeberapa kecamatan.

Diantaranya Kecamatan Teluk Ambon menggunakan halaman gedung Gereja Pniel Wayame, Kecamatan Nusaniwe di halaman samping Kantor Kelurahan Nusaniwe serta Kecamatan Sirimau di lokasi SMAN 11 Ambon

“Tak hanya TNI dalam hal ini Kodim dan Babinsa, tapi semua pihak kita minta untuk membantu mendorong masyarakat datang menghadiri vaksinasi massal tersebut,” demikian Latuheru usai tatap muka dengan Dandim dan Babinsa Kodim 1504/Ambon di aula Makodim, Rabu (22/9).

Sesuai percakapan Forkopimda, kata Latuheru, target masyarakat yang vaksin tentu tiap hari sebanyak-banyaknya. Tapi untuk besok, diharapkan kurang lebih sekitar 6 ribuan.

“Kalau lebih bagus, asal jangan kurang. Setiap saat sosialisasi terus dijalankan dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat luar biasa. Sebab kolaborasi Pentahelix sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Sementara, Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Dominggus CA Soumokil menegaskan,
pihaknya berkomitmen bersama untuk membantu Pemkot Ambon dalam mensukseskan program vaksinasi diseluruh wilayah hukum Kodim 1504/Ambon, baik di Kota Ambon maupun Maluku Tengah.

“Hari ini banyak sekali informasi yang diterima Babinsa dari Pa Sekkot sebagai bahan pedoman bagi mereka untuk juga memberi himbauan kepada masyarakat agar jangan takut divaksin dan tidak mudah percaya hoax,” jelasnya.

Soumokil mengaku, sudah menegaskan kepada Babinsa untuk dapat membantu semaksimal mungkin, hadirkan masyarakat, memberikan edukasi khususnya kepada orang tua yang anak-anaknya tidak bisa vaksin karena tidak diberikan izin.

“Ini harus menjadi penekanan kita bersama bahwa ini untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan hanya orang per orang. Maka
orang tua pun juga harus dengan penuh kesadaran sendiri memberi izin anak-anaknya untuk vaksin,” tegasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed