by

Vaksin Tiba, Gugus Tugas Mesti Segera Sosialisasi

AMBON,MRNews.com.- Sebanyak 15.120 buah vial Vaccine Covid-19 Sinovac yang telah dikirim dari pemerintah pusat (Pempus) telah tiba di Kota Ambon – Provinsi Maluku, Senin (4/1/) pagi.

Diketahui, vaksin tiba dengan maskapai penerbangan Batik Air ID 6170 pukul 07.00 WIT di Bandara Internasional Pattimura dengan memuat 8 koli berisi 15.120 vial dengan berat 292 kg.

Pengawalan pun dilakukan hingga menuju gudang penyimpanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku.

Barang kesehatan milik negara ini kemudian diserahkan kepada kepala Dinkes Maluku dr. Meikyal Pontoh, dalam keadaan aman dan baik.

Kedatangan vaccine Covide-19 ditanggapi Anggota DPRD Maluku, asal Dapil Kota Ambon, Rovic Affifudin secara serius.

Menurutnya, tim gugus tugas Maluku semestinya melakukan sosialisasi terkait vaccine dan dampaknya, sehingga masyarakat bisa memahami keakuratan vaccine Covid-19 bagi tubuh manusia agar berita hoax yang beredar terbuka dan membuat banyak pendapat negative bisa dihilangkan.

“Banyak berita yang didapat melalui sosmed yang menyebutkan jika ada dampak yang kurang baik akibat vaccine Covid-19. Ini tidak bisa dikatakan hoax ataupun perang bisnis atau apapun itu namanya,” kata Rovik.

“Karena itu perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat yang memberikan pemahaman secara medis bahwa jika tubuh di vaccine Covid-19 maka tubuh akan kebal dan tidak mudah terjangkit Covid-19. Sosialisasi yang perlu segera dilakukan sebelum vaccine ” urai Affifudin di DPRD Maluku, Senin(4/1).

Tagal itu mesti ada pencerahan kepada masyarakat secara benar terkait apa itu vaccine dan dari mana asalnya, dan siapakah saja yang akan divaccine pada periode ini. Gugus tugas mesti ada keterbukaan untuk membuat masyarakat yakin dan mau di vaccine.

Hanya ujarnya, sampai vaccine tiba belum diketahui tekhnisnya seperti apa dan kepada siapa saja peruntukkannya. Kalau bisa, baiknya dilakukan secara nasional dan serentak di semua wilayah di Indonesia.

“Harapannya semua orang adalah bagaimana bisa keluar dari rasa kekuatiran akibat datangnya vaccine di Kota Ambon,” pungkasnya. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed